7 Hal Unik Ini Hanya Bisa Kamu Temukan di Maumere, Nusa Tenggara Timur

Maumere merupakan sebuah kota yang terletak di wilayah sebelah timur dari Indonesia. Maumere sendiri adalah ibukota dari Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dahulu kota ini sempat mengalami bencana tsunami yang cukup dasyat pada tahun 1992, Namun ini setelah labih dari 20 tahun berlalau, Maumere telah berubah menjadi sebuah kota yang sangat cantik. Bahkan bisa dikatakan Maumere menyimpan pesona keindahan yang tak kalah dengan kota kota lain di timur Indonesia. Mulai dari pesona alam, kebudayaan, dan nuansa religinya yang kental, menjadi suguhan eksotis yang tidak dapat dipisahkan dari Maumere. Bahkan kini kota Maumere telah menjadi salah satu destinasi yang sedang diperhitungkan sebagai tujuan wisata. Banyak hal di Maumere yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Hal apa saja itu? Dan seberapa uniknya? Simak penjelasan berikut ini.

1. Keistimewaan Angkutan Umum gaool ala mobil pembalap

Angkutan Umum Maumere Angkutan Umum Maumere - Dolan Dolen

Angkutan Umum Maumere via siskaharlio.blogspot.co.id

Berada di Maumere Dolaners akan dibuat terkesima dengan angkutan umum yang ada di kota ini. Bagaimana tidak, jika kebanyakan angkutan umum yang ada di kota kota lain hanya berbentuk seperti itu itu saja, maka beda halnya dengan angkutan umum yang ada di Maumere. Di kota ini angkutan umum disulap semenarik mungkin, dengan sound system yang menggema tak henti hentinya bernyanyi, lampu warna warni yang menarik mata beragam cat dan stiker yang menempel di body mobil. Hal tersebut sengaja diciptakan untuk menaruk lebih banyak penumpang. Maklum saja, masyarakat Maumere sangat menyukai musik dan tarian. Hal ini terlihat dari setiap acara yang diselenggarakan di kota ini tak luput dari musik, nyanyian dan tarian. Oleh karenanya jika angkutan umum hanya berbentuk seperti biasa, maka dikhawatirkan akan sepi dari penumpang. Bahkan yang lebih unik, masing masing angkutan umum disini diberi nama dengan bahasa latin, seperti Valentino, Alfonso, Vernando dan lain lain. Nama-nama bisa Dolaners ketahui dengan adanya stiker besar yang terpasang.

 

2. Jangan lewatkan mencicipi Buah Kenitu, buah Sawo ala Maumere

Buah Kenitu Maumere Buah Kenitu Maumere - Dolan Dolen

Buah Kenitu Maumere via limadetik.com

Berjalan-jalan menjejahi pasar yang ada di Maumere, sekilas memang tidak ada yang unik. Namun jika Dolaners memperhatikan dengan sekasama ada sesuatu yang manarik. Dimana di bagian penjual buah, Dolaners bisa menemukan tulisan ‘jual buah sawo’ mungkin yang terbersit adalah buah sawo pada umumnya yang biasa Dolaers temukan di kota kota lain. Tapi setelah mendekati, Dolaners pastilah akan terkejut begitu mengetahui bahwa buah yang dijual adalah buah kenitu. Ya, buah kenitu cukup familiar di wilayah Jawa Timur. Dari penampilan luar, buah ini jelas sekali terlihat berbeda dengan buah sawo. Hanya saja rasanya memang hampir sama. Dan benar saja, di kota Maumere buah kenitu disebut sebagai buah sawo. Jadi jika kebetulan sedang berada di Maumere, jangan salah menyebut nama ya (hehe).

 

3. Hanya di Maumere, kamu bisa menyaksikan makam-makam yang berjajar di depan rumah

Makam-Makam Maumere Makam Makam Maumere - Dolan Dolen

Makam-Makam Maumere via arsip.floresbangkit.com

Bagi Dolaners yang baru pertama kali menginjakkan kaki di kota Maumere pastilah akan merasakan hal yang berbeda ketika sedang mengelilingi kota ini. Bagaimana tidak, begitu Dolaners melewati rumah rumah penduduk sontak akan merasakan syock seketika ketika melihat ada batu batu nisan menancap di sekitar area rumah. Ya, batu-batu nisan tersebut memang menandakan adanya makam. Pastilah yang Dolaners rasakan adalah panik dan keringat dingin yang keluar, ditambah lagi bagi Dolaners yang penakut pengalaman ini akan sangat tak terlupakan. Namun tak perlu kaget karena hal ini sudah merupakan hal biasa bagi masyarakat Maumere. Adanya makam di sekitar area rumah merupakan gambaran dari penduduk kota Maumere yang memang sangat menghormati anggota keluarga mereka. Oleh karenanya untuk anggota keluarga yang sudah meninggal sekalipun dimakamkan di samping atau bahkan depan rumah, bukan di tempat pemakaman umum.

 

4. Tak hanya emas, Gading juga memiliki nilai jual tersendiri

Gading Maumere Gading Maumere - Dolan Dolen

Gading Maumere via plus.google.com/106463774993343025863

Banyak hal baru di Maumere yang akan membuat Dolaners terkagum-kagum. Salah satunya adalah di kota cantik ini tak hanya emas saja yang dihargai, namun gading juga merupakan salah satu benda yang bernilai jual mahal. Bahkan bisa dikatakan nilai gading lebih mahal dari pada emas. Selain itu, di Maumere perhiasan gading juga bernilai untuk digadaikan di Pegadaian. Banyak masyarakat Maumere yang justru lebih banyak menyimpan gading sebagai bentuk investasi, karena harganya yang relatif stabil dari emas. Bahkan pada zaman dahulu, gading merupakan salah satu mahar yang harus dipenuhi oleh mempelai pria sebelum melakukan pernikahan. Jika mempelai pria tidak bisa menyanggupi, maka pernikahan tidak dapat dilakasanakan. Namun seiring berjalannya waktu, gading mulai sulit untuk didapat dan mahar gading pun telah digantikan dengan hewan ternak, seperti kuda, kerbau dan sapi.

 

5. Harga BBM eceran di setiap spot berbeda, semakin dekat SPBU semakin mahal

SPBU Maumere SPBU Maumere - Dolan Dolen

SPBU Maumere via arsip.floresbangkit.com

Satu hal lagi yang akan mengejutkan Dolaners ketika berada di Maumere. Jika kebanyakan wilayah di Indonseia harga BBM ecerannya sama antara di spot satu dengan lainnya maka tidak dengan yang ada di Maumere. Di kota ini harga BBM eceran yang dijual di dekat SPBU lebih mahal dibandingkan harga BBM eceran yang dijual jauh dari SPBU. Bahkan selisih harganya bisa mencapai Rp. 3.000,- hingga Rp. 4.000,- per liternya. Pasti yang terbersit difikiran Dolaners adalah kenapa bisa demikian? Apa itu tidak takut jika sepi pembeli? Ya, memang di Maumere hal ini sudah sangat umum terjadi. Dan tanpa sebab yang jelas, ini merupakan salah satu keunikan dari kota cantik di timur Indonesia ini.

 

6. Tak perlu repot mencari di swalayan, Pohon Jambu Mete bisa kamu temukan di sepanjang jalan

Pohon Jambu Mete Maumere Pohon Jambu Mete Maumere - Dolan Dolen

Pohon Jambu Mete Maumere via treepicturesonline.com

Jika di kota-kota besar, jambu mete hanya bisa ditemukan di toko buah atau swalayan bahkan harganya juga tak murah, maka lain halnya jika Dolaners berada di Maumere. Di kota cantik ini pohon jambu mete tumbuh liar di sepanjang jalan, sehingga tak sulit bagi Dolaners untuk menemukannya. Kemanapun Dolaners melangkah di wilayah Maumere, pastilah dengan mudah akan bertemu dengan jambu mete atau yang juga biasa disebut dengan jambu monyet ini. Pohonnya tumbuh sangat rendah dengan buah yang menjuntai hampir ke tanah. Bahkan saking melimpahnya hasil buah ini, penduduk justru menggunakannya untuk pakan ternak babi. Sedangkan biji metenya, diolah untuk kemudian dijual ke pasar. Jadi bagi Dolaners pecinta kacang mete, buruan ke Maumere dan borong sebanyak banyaknya (hehe).

 

7. Di Maumere kamu akan aman dari serbuan Restoran Cepat Saji dan Duo Minimarket bagai pinang dibelah dua

Kuliner Maumere Kuliner Maumere - Dolan Dolen

Kuliner Maumere via diasporaiqbal.blogspot.co.id

Tak seperti kota lain yang selalu dipadati oleh restoran capat saji yang terkenal itu, Maumere justru jauh dari itu. Keistimewaan tak hanya berhenti disitu saja, di sini juga Dolaners tak bisa menemukan ‘dua minimarket bersahabat yang selalu tampak akur seperti di wilayah lain yang pernah Dolaners temukan. Kalaupun ada swalayan atau minimarket itupun hanya sebatas usaha masyarakat lokal. Begitu pula dengan restoran cepat saji, yang ada hanya merk lokal setempat bukan yang sudah ternama itu. Kedua hal ini bisa membuktikan bahwa selain menjaga kelestarian alam yang dimiliki, Maumere juga sangat memikirkan kemakmuran usaha masyarakatnya. Inilah salah satu yang membuat kecantikan Maumere seakan masih suci belum terjamah.


Gimana kamu sudah siap berlibur ke Maumere? Tak perlu khawatir tak ada tempat bermalam, di Maumere sudah tersedia berbagai penginapan dengan ragam type dan harga sesuai kebutuhanmu. Jadi tunggu apalagi, buruan datang dan temukan keunikan dari Maumere. Sebagai masukan, waktu terbaik untuk mengunjungi Maumere adalah pada bulan Januari hingga April. Hal ini karena pada bulan tersebut hamparan perbukitan di Maumere sedang dalam masa suburnya sehingga berwarna hijau yang menyejukkan.

dolandolen

Dolaners

Situs terlengkap dan terupdate untuk berbagi informasi mulai dari acara, belanja, kuliner, pariwisata dan penginapan di seluruh Nusantara.