Sumatera Utara

Provinsi yang menampilkan kebudayaan berbeda dan kaleidescope menarik kehidupan masyarakat Indonesia, memiliki banyak keajaiban yang bisa mewujudkan impian para wisatawan.

Hay Dolaners, tahukah kamu bahwa Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi yang terletak pada Indonesia bagian barat tepatnya di pulau Sumatera dengan ibu kota Medan. Dilihat dari sejarahnya, Sumatera Utara sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda yang saat itu masih bernama Gouverment van Sumatra dengan luas wilayah yang meliputi seluruh pulau Sumatera dan dipimpin oleh satu pemerintah daerah (Gubernur) yang berpusat dikota Medan. Namun pasca Kemerdekaan Indonesia, Provinsi Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi berbeda yakni Sumatera Utara, Sumatera Tengah, serta Sumatera Selatan yang kemudian memiliki hak untuk mengatur daerahnya masing-masing. Sementara itu Sumatera Utara sendiri merupakan gabungan dari tiga sub wilayah yakni Karesidenan Aceh, Karesidenan Sumatera Timur, dan Karesidenan Tapanuli.

Secara geografi, Sumatera Utara berada pada 1° -4° Lintang Utara serta 98°-100° Bujur Timur dengan memiliki luas daratan sebesar 72.981,23 KM2. Dari luas tersebut dbagi lagi menjad empat yakni Pesisir Timur, Pesisir Barat, Kepulauan Nias, serta Pegunungan Bukit Barisan. Untuk Pesisir Timur menjadi daerah yang paling padat penduduknya lantaran sarana prasarana yang lebih lengkap dibandingkan dengan daerah lainnya. Untuk batas wilayah, bagian utara berbatasan dengan Provinsi Aceh dan Selat Malaka, Timur berbatasan dengan Rovonsi Riau, Provinsi Sumatera Barat, serta Samudera Indonesia, Selatan berbatasan dengan Provinsi Aceh dan Samudera Indonesia, sementara Barat berbatasan dengan Selat Malaka.

Sumatera Utara merupakan Provinsi dengan jumlah penduduk terpadat diantara Provinsi lain di pulau Sumatera yakni urutan keempat di Indonesia. Menurut hasil sensus penduduk pada tahun 2010, Sumatera Utara memiliki jumlah penduduk sebanyak 12,98 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 178 jiwa per KM2. Laju Pertumbuhan Penduduk Sumatera Utara pada kisaran tahun 200-2010 mencapai 1,10 persen. Kadar Partisipasi Angkatan Kerja di Sumatera Utara juga terus mengalami peningkatan dari setiap tahunnya.

Hampir sama dengan daerah lain, Sumatera Utara juga memiliki iklim tropis yang terbagi menjadi dua musim yakni musim kemarau dan musim penghujan. Untuk musim kemarau terjadi pada bulan Mei hingga September yang biasanya memiliki curah hujan yang ringan sementara musim hujan lebat terjadi pada bulan Oktober hingga bulan April. Di Sumatera Utara terdapat banyak suku yang mayoritas dari suku Batak sebanyak 41,95%, Jawa 32,62%, Nias 6,36%, Melayu 4,92%, Tionghoa 3,07%, Minangkabau 2,66%, Banjar 0,97%, sedangkan untuk suku lain sebanyak 7,45%.

Sumatera Utara merupakan daerah dengan kondisi masyarakat yang beraneka ragam bukan hanya dari suku yang mendiami, namun juga dari agama yang dianut serta bahasa keseharian yang digunakan. Mayoritas penduduknya menganut Agama Islam dengan prosentase sebanyak 66,09%, Kristen sebanyak 31%, Budha 2,34%, Hindu 0,11%, serta ada pula yang menganut agama Parmalim dan Konghucu. Untuk bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia, batak, Karo Pakpak, Simalungun, Angkola, Mandailing, Nias, Minangkabau, Melayu, dan Jawa.

Information

Find More  

Places in Sumatera Utara

Find More  

Directory

Find More