Jawa Tengah

Budaya Jawa Tengah sangat erat hubungannya dengan mayoritas dari masyarakat yang tinggal disana yaitu suku Jawa. Berbagai macam kesenian dan variasinya mewarnai budaya khas Jawa Tengah yang diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari maupun adat istiadat dan tradisi rutinitas daerah Jawa Tengah ini. Jawa Tengah masih memiliki banyak rahasia seni dan budayanya yang tetap dilestarikan hingga sekarang. Seni dan budaya yang dimaksud yaitu seperti gamelan Jawa, kirab seribu apem, wayang kulit, keris Jawa, ukiran asli Jepara, makanan khas bogana asli Tegal dan lain-lain.

Kekentalan budaya Jawa tidak dapat dikalahkan oleh pengaruh budaya lainnya walaupun budaya yang datang ke daerah Jawa Tengah ini pun juga tidak sedikit, contohnya seperti budaya Tionghoa. Nah, inilah budaya yang merupakan ciri khas dari provinsi Jawa Tengah :

Gamelan Jawa

Gamelan Jawa adalah sebuah budaya Hindu yang telah dirubah oleh Sunan Bonang yang bertujuan sebagai dorongan kecintaan terhadap kehidupan Transedental atau Alam Malakut dan tombo ati merupakan salah satu karya dari Sunan Bonang. Hingga kini, tembang tombo ati yang mengandung nilai dari ajaran Islam tersebut masih sering dilantunkan dalam pementasan serta acara lain seperti hajatan dan ritual budaya dikeraton maupun pewayangan.

Wayang Kulit

Pertunjukan seni pewayangan merupakan sisa dari upacara religi masyarakat Jawa sebagai realisasi dari kepercayaan dynamisme dan animisme. Konon menurut kitab Centini, kesenian wayang berawal dari seorang penciptanya yakni raja Jayabaya yang berasal dari kerajaan Mamenang Kediri. Kisaran abad ke-10, raja Jayabaya berupaya menciptakan deskripsi dari roh leluhur yang digoreskan pada daun lontar. Bentuk deskripsi wayang tersebut diambil dari deskripsi relief dari cerita Ramayana di candi Penataran Blitar. Cerita Ramayana tersebut sangatlah menarik perhatian disebabkan oleh Jayabaya yang tergolong penyembah setia Dewa Wisnu. Sang Hyang Jagadnata atau Batara Guru sebagai perwujudan Dewa Wisnu adalah gambaran dari fitur tokoh yang pertama kalinya.

Kirab Seribu Apem

Kirab seribu apem merupakan sebuah ritual sebagai ungkapan syukur masyarakat kampung Sewu Solo Jawa Tengah yang dilakukan pada tiap bulan haji. Ritual tersebut digelar untuk memperkenalkan kampung Sewu sebagai pemroduksi apem serta untuk menghargai para pembuat apem pada daerah tersebut. disamping itu ritual ini juga bertujuan agar daerah mereka terhindar dari mara bahaya dan bencana.

Tidak hanya seni dan tradisi seperti diatas, namun daerah Jawa Tengah masih memiliki banyak rahasia seni dan budayanya yang tetap dilestarikan hingga sekarang seperti keris Jawa, ukiran asli Jepara, makanan khas bogana asli Tegal dan lain-lain. Dolaners sebaiknya membuktikan sendiri dengan berkunjung ke Jawa Tengah.