Nusa Tenggara Barat

Bagi Dolaners yang gemar menjelajah nusantara akan disuguhkan dengan sejuta keindahan yang memukau mata untuk selalu tinggal. Nusa Tenggara Barat misalnya, Dolaners akan menemukan ragam kegiatan masyarakat daerah yang menarik. Sebab salah satu provinsi ini dihuni beberapa suku yaitu Sasak, Bima, Sumbawa, Bali, Dompu dan Jawa. Sasak adalah suku asli yang sekarang menjadi mayoritas muslim memiliki nilai kesopanan tinggi yang hendaknya Dolaners perhatikan.

Lombok saat ini juga telah banyak beberapa dari suku asing yang mukim yakni Arab dan Cina. Keberadaan Nusa Tenggara Barat yang menjadi destinasi wisata menyebabkan keberadaan asing berdatangan dan menjadi warga negara baru. Oleh karena itu keragaman suku akan memunculkan budaya estetik lokal yang harus Dolaners abadikan.

Prosesi perkawinan Sasak misalnya, budaya dalam acara inti prosesi perkawinan adat Sasak antara lain Sorong Serah dan Nyongkolan (tradisi ini dikenal arak-arakan pengantin ke rumah mempelai wanita). Selama prosesi kegiatan begawe inti dilakukan di keluarga laki-laki masyarakat lokal menyebutnya dengan Rowah Angkat Gawe. Biasanya mengadakan selamatan untuk memulai begawe dengan cara doa dan dzikir.

Beralih pada perempuan Sasak juga mengadakan acara sendiri dengan akrab sebutan betangko (malam khusus jamuan tamu-tamu perempuan dalam undangan begawe). Sedangkan pada pestanya yang disebut jelo gawe, ada penerimaan tamu-tamu adat baik laki-laki ataupun perempuan. Dari sini Dolaners akan dimanjakan keindahan nuansa perkawinan adat Sasak yang sangat unik khas Nusa Tenggara Barat.

Keragaman lainnya yang harus Dolaners ketahui pada suku Mbojo. Kehamilan dalam suku ini ketika anak masih dalam kandungan, prosesi adat akan dilaksanakan hingga si anak tersebut (jika saja perempuan) mengandung kembali nantinya. Sama halnya suku lainnya yang berada di Nusa Tenggara Barat, masyarakat Mbojo juga memunyai tradisi tujuh bulanan, budaya lokal menyebutnya Kiri Loko.

Kiri Loko miliki suku Mbojo memiliki keunikan dengan adanya simbol-simbol kehidupan manusia. Misalnya saja seperti pemakaian kain, benang, api atau pencahayaan, macam buah yang disuguhkan hingga mandi air kelapa. Simbol inilah yang membedakan keunikan suku Mbojo dengan suku adat lainnya di Nusa Tenggara Barat.

Kekayaan budaya di Nusa Tenggara Barat tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung, termasuk Dolaners nantinya. Jadi tidak ada ruginya Dolaners beranjak segera menuju Nusa Tenggara Barat untuk menikmati keindahan alam sekaligus kekayaan budaya yang patut diperhitungkan.