Sulawesi Utara

Dolaners, selain kaya dengan sumber daya alamnya Sulawesi Utara juga kaya dengan kebudayaannya. Berbagai budaya dan seni dari warisan nenek moyangnya menjadikan Sulawesi Utara tersebut sebagai daerah yang indah dan mempesona. Beragam pentas budaya maupun seni memberikan nuansa tersendiri untuk daerah yang dikenal dengan ketampanan dan kecantikan nona dan nyong Manado. Inilah ragam kebudayaan di yang berada di Sulawesi Utara :

Perayaan Tulude

Perayaan tulude adalah sebuah perayaan di Sulawesi Utara yang dianggap sebagai kunci taong atau kunci tahun yang digelar setiap akhir bulan Januari yang isinya adalah upacara adat dengan sifat religi untuk mengungkapkan puji syukur pada sang pencipta atas rahmat dan berkahnya yang diterima pada tahun yang telah dilalui disertai dengan permohonan berkat dan pengampunan atas dosa-dosa untuk bekal hidup ditahun berikutnya.

Budaya Mapalus

Budaya ini merupakan suatu tradisi dari suku Minahasa yang mana dalam pengerjaan segala sesuatunya dilakukan bersama-sama. Budaya Mapalus Sulawesi Utara memiliki makna yang sangat mendasar dan dikenal sebagai local wisdom dan local spirit di Minahasa.

Festival Figura

Figura diadopsi dari kesenian dari Yunani klasik. Deskripsi dari jenis kesenian ini adalah jenis kesenian pantomin dimana pelakunya menirukan watak tokoh dari seseorang yang diciptakan atau dikenal.

Toa Pe Kong atau Cap Go Meh

Toa Pe Kong atau Cap Go Meh adalah atraksi meriah oleh Inci Pia yang mana seseorang memotong badan dan menggunakan pedang tajam untuk mengiris lidah serta menggunakan jarum besar untuk menusuk pipi, menariknya Ince Pia tidak terluka sama sekali setelah melakkan hal-hal tadi.

Pengucapan Syukur

Rutinitas ini digelar setelah panen sebagai ritual keagamaan untuk mengungkapkan rasa syukur pada Tuhan karena nikmat panen di Sulawesi Utara. Biasanya masyarakat Minahasa menggelar acara ini sebagai acara tahunan yang biasanya dilakukan dihari minggu pada bulan Juni sampai Agustus. Setiap keluarga menyiapkan makanan bagi para tamu yang akan berkunjung mendatangi acara tersebut, makanan yang disiapkan seperti dodol dan nasi jaha.

Festival Pinawetengan

Festival ini digelar pada 7 Juli yang dimulai dengan upacarat adat yang dilakukan di Batu Pinawetengan dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya di Institut Seni dan Budaya yang ada di Sulawesi Utara.

Seni Budaya Sulawesi Utara senantiasa dijaga kelestariannya hingga sekarang. Ragam seni budaya yang ada disana juga merupakan kebudayaan bangsa sebagai ciri khas Indonesia yang berbeda-beda namun tetap satu jua dalam semboyan bhineka tunggal ika.