Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam, mendengar namanya saja Dolaners akan bisa menebak pada masa apakah benteng ini dibangun. Benteng bersejarah ini berada di Kota Makassar. Di kota ini tak hanya kawasan wisata pantai yang bisa Dolaners kunjungi. Banyak juga lokasi wisata bersejarah yang bisa dikunjungi seperti Benteng Fort Rotterdam ini.

Benteng Fort Rotterdam

Photo by jejakvicky.com

Benteng ini awalnya bernama benteng Ujung Pandang yang dibangun pada masa Kerajaan Gowa sebagai tempat pertahanan. Benteng ini mengalami perubahan fungsi dan nama setelah kedatangan Belanda ke wilayah Makassar. Benteng tersebut beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan rempah-rempah dan berganti nama Fort Rotterdam hingga sekarang. Benteng Fort Rotterdam merupakan saksi bisu akan perjuangan Kota Makassar yang sekarang ini menjadi salah satu obyek wisata bersejarah di Makassar. Benteng ini memiliki bentuk bangunan yang unik, kuno dan begitu kokoh. Dahulu Benteng Fort Rotterdam di Makassar ini awal berdirinya dibangun oleh Raja Gowa dengan bentuk menyerupai penyu. Sehingga benteng ini dikenal juga dengan sebutan benteng penyu.

Bentuk bangunan berbentuk penyu pun juga memiliki filosofi yang begitu kuat. Penyu merupakan binatang yang dapat hidup di air maupun di darat sehingga jadi simbol dari Kerajaan Gowa yang dapat Berjaya baik di laut maupun di daratan. Pada bagian Benteng Fort Rotterdam terdapat sebuah bangunan yang dahulu digunakan sebagai tempat pembuangan salah seorang pahlawan kita Pangeran Diponegoro hingga akhir hayatnya.

Benteng Fort Rotterdam menjadi salah satu obyek wisata yang sering dikunjungi oleh masyarakt Makassar sebab memasuki benteng tersebut tak dikenakan biaya apapun. Dolaners dapat berkeliling menikmati keindahan bangunan benteng yang begitu menawan dan unik. Bisa jadi salah satu spot menarik untuk berfoto dengan latar belakang bangunan kuno yang kokoh.

Selain itu, di sana Dolaners juga dapat mengunjungi sebuah museum yang ada dalam Benteng Fort Rotterdam. Museum ini bernama Museum La Galigo. Museum ini merupakan tempat menyimpan berbagai benda bersejarah mengenai manusia pada zaman dahulu, Dolaners dapat mempelajarinya dari berbagai peninggalan yang ada pada museum tersebut. berbeda dengan saat memasuki Benteng Fort Rotterdam yang bebas biaya, memasuki museum ini Dolaners akan dikenai biaya masuk sebagai dana pemeliharaan benda bersejarah di dalamnya. Dengan mengunjungi benteng ini Dolaners akan mendapatkan banyak wawasan mengenai sejarah Kota Makassar di jaman penjajahan Belanda. Maka jadikan obyek wisata Benteng Fort Rotterdam sebagai salah satu tujuan wisata Dolaners selama di Makassar.


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Akses untuk mencapai Benteng Fort Rotterdam ini cukup mudah, yakni jika Dolaners datang dari Bandara Sultan Hasanuddin, bisa dengan kendaraan pribadi menuju Pantai Losari, karena letaknya tidak berjauhan. Atau jika Dolaners datang dari kawasan Jalan Penghibur yang merupakan kawasan penginapan, Dolaners bisa berjalan kaki menuju ke wisata bersejarah ini. Jaraknya dari jalan tersebut hanya sekitar 15 menit dengan berjalan kaki.
Jika naik kendaraan umum, Dolaners bisa menggunakan bus bandara yang akan membawa Dolaners ke sekitar Pantai Losari. Kemudian dari sana tinggal berjalan kaki menuju ke Benteng Fort Rotterdam ini. Atau Dolaners juga bisa naik bus damri maupun angkutan umum berkode L yang menuju ke Pantai Losari.