Curug Dago Pakar

Letaknya yang berada ditengah hutan menjadijkan suasana curug dago pakar mejadi asri dan menampakkan lanscape yang alami. Gemericik air yang khas dan memantul menjanjikan ketenangan bagi siapa saja yang mengunjungi curug dago pakar.

Curug Dago Pakar

Photo by sebandung.com

Curug atau lebih dikenal sebagai air terjun memang salah satu wisata alam yang menjanjikan ketenangan tak terkecualai dengan curug dago pakar. Curug yang menjadi salah satu pesona wisata bandung ini memiliki ketinggian 12 meter, tak terlalu tinggi memang. Namun pesona kenampakan hutan tropis dan juga saung saung yang disediakan khusus untuk beristirahat para wisatawan membuat Curug Dago Pakar Bandung memiliki ciri khas dan keindahan yang tersendiri.

Saat memasuki kawasan curug, Dolaners akan disuguhi pemandangan alam hijau khas hutan tropis dan juga gemericik air curug yang memantul disekitaran tebing. Selain itu di curug dago pakar ini, Dolaners juga dapat menemukan sebuah prasasti sejarah yang sering dikenal sebagai prasasti raja Thailand. Prasasti ini terbuat dar batu andesit dengan bahasa dan juga huruf thailand. Konon katanya prasasti ini adalah peningalan raja thailand ke v dan ke vii yang menganut agama budha sekte, karena itulah prasasti ini dianggap keramat oleh penganut agama Budha.

Sayangnya, kini keadaan curug dago pakar tak lagi bersih. Air terjun yang dulunya berwarna bening kebiruan sekarang berubah menjadi kecoklatan. Hal ini dikarenakan banyaknya warga yang mnebang hutan di bagian hulu curug dan menjadikannya sebagai lahan pemukiman, bahkan ada pula pabrik pabrik yang berdiri di kawasan atas curug dan membuang limbahnya di sepanjang aliran Curug Dago Pakar. Tak hanya air yang keruh, kini sampah plastik juga mulai mengalir bersama air curug.

Karena keadaan inilah, saat ini pengunjung tidak diperbolehkan lagi untuk bermain air di curug dago pakar. Tetapi Dolaners tak perlu khawatir, Dolaners tetap dapat menikmati keindahan curug dago pakar dengan leluasa. Karena selain menyediakan saung yang letaknya tinggi, pihak pengelola juga telah membangun jembatan tepat melintang di depan curug, dari jembatan inilah Dolaners dapat menikmati pesona Curug Dago Pakar dengan leluasa.


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Untuk menuju Curug Dago Pakar yang ada di Tamana Hutan Raya Juanda, dari Lembang Dolaners dapat menembuh perjalanan sekitar 7 KM bagian timur Lembang melalui Jl. Maribaya, akses jalan kesini cukup bagus dan dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan baik. Bagi Dolaners yang ingin menggunakan kendaraan umum bisa menggunakan angkutan jurusan Lembang – Cibodas dari Pasar Lembang, dapat juga menggunakan Ojeg dari perempatan Maribaya – Pasar Lembang – Cikole.
Tidak ada kendaraan umum melewat tepat di depannya, apabila Dolaners menggunakan kendaraan umum, dari terminal Dago Atas bisa menggunakan angkot jurusan Dago – Caringin dan turun di Jl. Dago Pakar Barat, dari sini dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek, jarak yang ditempuh sekitar 1,5 Km dengan kondisi jalan cukup menanjak. Selain menggunakan angkutan umum, Dolaners bisa memanfaatkan jasa Taxi.