Gunung Api Purba Nglanggeran

Berkunjung ke Gunung Api Purba Nglanggeran di pagi buta untuk menanti terbitnya sang fajar menjadi ide yang bagus, setelah lelah berkutan dengan rutinitas sehari hari.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Photo by wisata.gunungkidulkab.go.id

Tak hanya Gunung Berapi saja, di kawasan selatan Jogja atau terkenal dengan kawasan Gunung kidul terkenal memiliki beragam spot cantik untuk menikmati sunrise. Salah satu yang cukup ternama adalah Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung Nglanggeran ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menjangkau lokasinya, Dolaners bisa memulai perjalanan melalui kawasan Prambanan, Wonosari maupun Klate. Meski namanya berlum semansyur Gunung gunung lainnya yang ada di Jogja, namun keindahan yang dihadirkan gunung api ini tak bisa dianggap remeh. Gunung yang memiliki bentuk unik, yakni seperti bongkahan batu raksasa ini menyediakan spot sunrise yang akan memanjakan Dolaners.

Dari puncak Gunung Api Purba Nglanggeran ini Dolaners bisa menyaksikan hamparan view yang menyejukkan mata, semua penjuru Gunung Kidul bisa dilihat dari sini. Kemunculan sang surya yang perlahan terlihat dari ufuk timur semakin menambah keisimewaan yang ada di Gunung Api Purba Nglanggeran. Untuk yang hobby treeking, Dolaners bisa mencoba mendaki melalui jalur yang telah disediakan oleh pihak pengelola. Bagi yang ingin lebih lama berlama lama, di Wisata Gunung Api Purba Nglanggeran ini Dolaners juga bisa mendirikan tenda dan berkemah di area camping ground. Bercengkrama bersama para sahabat dengan panorama langit bertabur bintang di malam hari adalah pengalaman yang tak akan pernah bisa Dolaners lupakan. Dan kesemua itu bisa Dolaners nikmati hanya dengan membayar tiket masuk seharga Rp. 9.000,- saja untuk setiap orangnya. Gimana, Dolaners sudah siap berangkay ke Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran?


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Lokasi Gunung Api Purba Nglanggeran bisa ditempuh melalui tiga arah. Pertama, dari Prambanan melalui rute Pasar Prambanan, Piyungan, Bukit Bintang Patuk, Radio GCD FM. Kemudian belok kiri kira-kira 7 KM menuju arah Desa Ngoro-oro dimana berlokasi berdirinya aneka antene stasiun-stasiun transmisi. Lalu menuju arah ke Nglanggeran. Persisnya berhenti di Pendopo Joglo Kalisong alias Gunung Nglanggeran. Jarak tempuh kira-kira 20 km dari Prambanan.

Kedua, dari arah Wonosari melalui rute Bunderan Sambipitu, lalu ambil kanan arah ke dusun Bobung, pusat kerajinan topeng, dan kemudian menuju Desa Nglanggeran. Jarak tempuh sekitar 20 km dari Kota Wonosari.

Ketiga, dari arah Utara melalui rute Pertigaan Bendogantungan di Klaten menuju arah Selatan melalui RS Jiwa Koloni Soedjarwadi, Pasar dan Kecamatan/Tugu Wedi, Pesu, Mawen, Teluk, Jogoprayan, Tumpang, Sampang dan kemudian naik menanjak menuju Kawasan Baturagung. Jarak tempuh kira-kira 20 km dari Bendogantungan.

Akses menuju lokasi boleh dibilang prima. Kondisi jalanan beraspal hotmix, sekalipun harus ekstra waspada karena ada tanjakan tajam selepas Sampang. Mobil sedan bisa melalui kedua akses ini tanpa banyak hambatan, namun bus besar tidak mungkin karena badan jalan boleh dibilang tidak memadai terutama kalau harus melalui tikungan tajam. Sepeda motor adalah wahana transportasi yang paling enak menyusuri jalanan di kawasan perbukitan kapur dan karst ini.

Bagi Dolaners yang ingin berlibur ke Gunung Api Purba Nglanggeran disarankan untuk membawa kendaraan pribadi. Karena hingga saat ini belum ada angkutan umum yang bisa mengantarkan Dolaners sampai ke Gunung Api Purba Nglanggeran ini.