Istana Maimun

Bangunan bersejarah dengan ciri khas adat daerah Melayu yang dominan dengan warna kuning kini menjadi salah satu icon wisata yang terdapat di Kota Medan. Taman luas yang ada di depan bangunan yang juga dijuluki Istana Putri Hijau ini semakin menambah keasyikan berlibur bersama keluarga maupun sanak saudara.

Istana Maimun

Photo by tambunanpaulina.wordpress.com

Seperti namanya, Istana Maimun berlokasi di kecamatan Medan Maimun yang berdekatan dengan Masjid Raya Al-Mashun, Kota Medan. Pembangunan Istana Maimun ini selesai dibangun pada tanggal 25 Agustus 1888 M, dalam kekuasaan Sultan Makmun al-Rasyid Perkasa Alamsyah. Luas dari Istana Maimun kurang lebih sekitar 2.772 m, dengan halaman yang luasnya mencapai 4 hektar.  Bangunan istana ini memiliki 2 lantai yang ditopang oleh tiang kayu dan batu. Istana Maimun Medan terdiri dari tiga ruang utama diantaranya bangunan induk, sayap kanan dan sayap kiri. Istana Maimun memiliki 30 ruangan dengan desain interior yang menarik untuk dijadikan background berfoto. Perpaduan seni dari berbagai Negeri akan terlihat di setiap sudut Istana Maimun. Dari luar, istana yang menghadap ke timur ini tampak seperti istana raja-raja Moghul. Arsitektur bangunan didominasi oleh perpaduan gaya Timur Tengah, Moghul, Spanyol, India, Belanda dan Melayu. Pengaruh arsitektur Belanda terlihat pada model pintu beserta jendela yang didesain lebar dan tinggi. Namun juga terdapat beberapa pintu yang menggambarkan ciri khas dari arsitektur Spanyol. Pengaruh Islam tampak pada keberadaaan lengkungan (arcade) pada atap bangunan dengan tinggi lengkungan sekitar 5 – 8 meter. Bentuk lengkungan ini amat populer di  Timur Tengah, Turki dan India.

Sejak tahun 1946, Istana Maimun ditempati oleh para ahli waris dari Kesultanan Deli. Keunikan yang terdapat di Istana Maimun adalah adanya pertunjukan musik tradisional Melayu yang biasanya dihelat dalam rangka memeriahkan pesta perkawinan, event budaya maupun kegiatan sukacita lainnya. Bagi Dolaners yang datan kesini bisa melihat-lihat koleksi yang dipamerkan di ruang pertemuan, seperti perabot rumah tangga Belanda kuno, foto-foto keluarga sultan, senjata kuno dan masih banyak lainnya. Di sini Dolaners juga dapat menemukan meriam buntung atau meriam puntung yang melegenda akan ceritanya. Setiap harinya Istana Maimun terbuka untuk publik kecuali bila ada acara khusus atau penyelenggaraan upacara adat. Halaman luas dan nyaman yang berada di lokasi istana menjadi spot terindah bagi anak-anak untuk bermain ketika sore hari.


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Akses jalan menuju ke Istana Maimun ini cukup mudah. Hal ini karena letaknya yang stategis berada di Pusat Kota Medan dan berdekatan dengan lokasi wisata Taman Sri Deli dan Masjid Raya Al Mashun yang berjarak 200 meter dari masjid ini.
Untuk menuju ke Istana Maimun ini Dolaners bisa menggunakan kendaraan umum mapun kendaraan pribadi. Dolaners bisa naik taxi, ojek atau angkutan umum. Untuk angkutan umum Dolaners anda dapat menggunakan taksi, angkot, atau becak motor.