Jembatan Gantung Selopamioro

Keunikan serta keberadaan Jembatan Gantung Selopamioro ini menarik banyak para pecinta fotografi untuk datang. Tak jarang tempat ini dijadikan lokasi foto pre-wedding. Lokasi perbukitan dengan segudang pesona yang berbeda dari tempat lain yang khas menjadi alasannya.

Jembatan Gantung Selopamioro

Photo by potensiwisata.bantulkab.go.id

Bukit terjal di antara jembatan dan Sungai Oya menjadi pemandangan dahsyat yang bisa Dolaners temukan ketika sedang berdiri di atas Jembatan Gantung Selopamioro. Sepoi angin silir dan hijaunya persawahan dan bukit saat musim penghujan akan berubah kontras dengan meranggasnya pepohonan ketika musim kemarau tiba. Jembatan Gantung Selopamioro sebenarnya merupakan akses penting antar Desa Selopamioro dengan Desa Sriharjo yang terpisah oleh Sungai Oya. Untuk menjangkaunya, setelah perempatan Giwangan, langsung lurus ke Selatan atau Jalan Imogiri Timur KM 15. Hingga percabangan jalan, dekat Pasar Imogiri yang baru, ke kiri ke arah Makan Imogiri dan kanan ke Jalan Imogiri-Pangggang. Ambil jalan ke kanan, dan sekitar 3 kilometer mengikuti jalan tersebut. Begitu melihat kiri jalan ada SMP Negeri 2 Imogiri (letak SMP Negeri 2 Imogiri agak masuk dan tidak berada di pinggir jalan), ambil jalan ke kiri dan lurus ke Timur sekitar 1 kilometer. Maka Dolaners akan sampai ke Jembatan Gantung Selopamioro yang berwarna kuning. Hanya ada satu di daerah ini.

Yang membuat unik, saat sore hari di Jembatan Gantung Selopamioro, air dari Sungai Oya ini memantulkan cahaya jingga efek dari tenggelamnya sang surya. Semuanya seakan menggambarkan kemolekan hamparan tebing batu yang menjulang gagah di sebelah Selatan dan Utara Jembatan Gantung Selopamioro. Tak hanya sekedar menikmati indahnya panorama yang ada, disini Dolaners juga bisa mencoba wisata tubbing atau rafting dengan ban, satu paket Rp. 35.000,- per orang, dengan minimal 5 pemesan dan maksimal 12 ban yang tersedia. Beberapa obyek wisata yang dikembangkan adalah Air terjun Sangupitu, batu ajaib, terasiring Sangupati, dan watu siluman.


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Jembatan Gantung Selopamioro Dusun Wunut, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Dusun Wunut masuk Desa Wisata Srikeminut, singkatan dari Sriharjo, Kedungmiri, dan Wunut. Untuk menjangkaunya, setelah perempatan Giwangan, langsung lurus ke Selatan atau Jalan Imogiri Timur KM 15. Hingga percabangan jalan, dekat Pasar Imogiri yang baru, ke kiri ke arah Makan Imogiri dan kanan ke Jalan Imogiri-Pangggang. Ambil jalan ke kanan, dan sekitar 3 kilometer mengikuti jalan tersebut. Begitu melihat kiri jalan ada SMP Negeri 2 Imogiri (letak SMP Negeri 2 Imogiri agak masuk dan tidak berada di pinggir jalan), ambil jalan ke kiri dan lurus ke Timur sekitar 1 kilometer. Maka Dolaners akan sampai ke Jembatan Gantung Selopamioro yang berwarna kuning. Hanya ada satu di daerah ini.
Hingga saat ini belum ada transportasi umum yang bisa mengantar Dolaners langsung ke kawasan area Jembatan Gantung Selopamioro ini. Jadi Dolaners harus menggunakan kendaraan pribadai untuk samapi di kawasan desa ini. Baik kendaraan roda 2 maupun roda 4 bisa menjangkau sampai ke Desa Wisata Srikeminut ini.