Puncak Suroloyo

Di barengi dengan cerita sejarah yang sudah menyebar luas di masyarakat, menjadikan tempat destinasi wisata ini memiliki keterkaitan dengan legenda masa lalu yang sulit di lepaskan. Namun, inilah yang menarik masyarakat untuk tertantang mengunjungi kawasan ini.

Puncak Suroloyo

Photo by info-jogja.com

Berwisata merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi setiap orang. Terutama apabila mengunjungi kawasan wisata Puncak Suroloyo di Yogyakarta. Selain terkenal dengan keindahannya, wisata ini terkenal juga karena legendanya yang sudah merakyat di kalangan masyarakat. Yakni menyimpan cerita rakyat dari seorang Raden Mas Rangsang yang mempunyai gelar Sultan Agung Hanyokrokusumo yang mendapatkan sebuah petunjuk wangsit tentang berita kekuasaan di tanah Jawa. Jika beliau ingin menjadi seorang penguasa dari tanah Jawa, maka beliau harus melakukan tapa brata di perbukitan yang sekarang disebut Puncak Suroloyo.

Di samping dari legenda yang berkembang di tengah masyarakat itu, wisata Puncak Suroloyo Magelang memang menyimpan beberapa keindahan alam yang masih sangat natural. Jalanan yang berkelok-kelok yang di apit oleh jurang dan perbukitan seakan sedang menantang Dolaners untuk memacu adrenaline ketika hendak menuju puncak. Untuk menjangkau tempat tersebut, Dolaners harus rela menaiki anak tangga yang berjumlah 286 yang memiliki tingkat kemiringan yang cukup terjal. Ketika sampai di wisata Puncak Suroloyo, Dolaners akan menjumpai 3 tempat pertapaan, yakni pertapaan Suroloyo, Sariloyo serta Kaedran. Untuk pertapaan Suroloyo sendiri memiliki ukuran 7×15 m2. Dan tempat inilah yang di sebut-sebut menjadi tempat tapa brata Sultan Agung. Dari tempat ini, apabila mata Dolaners memandang ke arah utara, maka akan nampak pemandangan Candi dan kota Magelang, dan jika menatap ke arah timur, akan terlihat puncak Merapi. Untuk puncak Sariloyo, Dolaners dapat melihat lanskap Gunung Sindari dan Sumbing.

Apabila Dolaners berkunjung ke wisata Puncak Suroloyo Jogja pada tanggal 1 Suro (1 Muharram), maka Dolaners akan disuguhi oleh atraksi acara upacara bernama “jasaman” pusaka tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Manggolo Dewo yang berlokasi di sendang Kawidodaren, yang berjarak sekitar 300 meter.


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan

Tips BerwisataAkses Transportasi
Akses menuju ke Wisata Puncak Suroloyo ini jika dari Yogyakarta bisa menempuh rute :

  • Dari Yogyakarta : Jl.Godean — Kenteng — Nanggulan — Kalibawang – Suroloyo.
  • Dari arah Semarang/Magelang bisa melalui : Magelang — Muntilan — Jl Wates — Kalibawang — Suroloyo.
  • Alternatif yang bisa ditempuh melalui Borobudur. Akan tetapi hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Dari Borobudur ke arah selatan searah dengan Hotel Amanjiwo. Sampai terminal Dolaners harus meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki, karena tidak ada jalan menuju Puncak Suroloyo selain jalan setapak.
Untuk sampai ke Puncak Suroloyo Dolaners harus membawa kendaraan sendiri karena tidak ada angkutan umum sampai disana. Perjalanan bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Atau jika menggemari Mountain Bike, medan Suroloyo menantang untuk dicoba. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi kendaraan yang Fit dan Driver yang handal. Karena jalan menuju kesana penuh dengan tikungan tajam dan menanjak. Selain itu ruas jalan cukup sempit untuk dilalui lebih dari satu kendaraan.