Air Terjun Sri Gethuk

2003 views

Gunungkidul memang tidak henti-hentinya menyumbangkan obyek wisata dengan nuansa alam nan memikat, salah satunya Air Terjun Sri Gethuk dengan derasnya cucuran air yang berhasil memecah kesunyian di tengah hijaunya area persawahan. Air terjun ditengah area kering begitu eksotik bak Grand Canyon ala Yogyakarta dengan aliran sungai yang mampu membelah tandusnya tanah dan bebatuan dengan debit yang tidak berhenti meski dalam musim apapun.

Air Terjun Sri Gethuk

Photo by jogjavacation.com

Dua pilihan alternative guna memasuki Air Terjun Sri Gethuk dengan melakukan petualangan ditengah hamparan sawah nan hijau dengan jalan setapak dan menaiki rakit tradisional berbahan papan dan drum bekas dengan melawan arus sungai. Perjalanan paling tepat menuju si air terjun nan molek ialah saat sang mentari belum bersiaga diatas langit. Pagi dengan titik embun dengan arus sungai nan tenang menghijaukan mata berpadu kokohnya tebing menjadi pagar alami nan megah dari sisi kiri dan kanan sungai objek wisata Air Terjun Sri Gethuk.

Saat sang petugas rakit menjalankan tugasnya suara rakit yang kuat melawan arus berhasil menyuarakan semangat untuk membangunkan pagi nan hening. Tidak berselang lama keheningan Dolaners menikmati setiap aspek kemolekan sungai akan terbangunkan oleh gemuruh Air Terjun Sri Gethuk yang trenyata telah terpampang jelas di depan mata. Undak undak alami dari bebatuan yang tertata dengan indahnyabegitu indah menjadikannya kolam renang alami nan mewah. Pemandian alami nan mewah ini tidak akan Dolaners temui di area perkotaan dengan kolam buatan yang berbatas tembok keramik.

Siapapun tidak akan tahan dengan godaan Air Terjun Sri Gethuk dengan airnya yang jernih, bersih dan lembut menyapa setiap kaki melalui kulit ari yang meresap menuju syaraf hingga bagian dalam tubuh. Ketika Dolaners tengah asyik memainkan airnya yang tumpah dengan begitu melimpah pastinya tidak bisa dipungkiri bahwa Dolaners tengah berada dimana. Karena keramahan air yang mengaliri sela jari kaki membuat Dolaners serasa putri raja yang tengah menikmati pemandian khusus kerajaan. Berlama-lama di Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta tidak akan membuat Dolaners bosan, justru akan membuat Dolaners semakin ingin menengoknya lain waktu.


AKTIFITAS

Kuliner
Untuk urusan makan, Dolaners tidak perlu khawatir. Di sekitar kawasan wisata Air Terjun Sri Gethuk banyak terdapat lapak warung yang menjajakan masakan dengan menu yang cukup bervariasi. Berwisata ke Gunung Kidul tidak akan lengkap tanpa menyantap nasi merah dan sayur tempe lombok ijo. Di sekitar Air Terjun Sri Gethuk Wonosari, warung-warung menyediakan makanan khas itu. Selain nasi merah, tiwul pun disediakan bagi yang ingin mencicipi makanan pengganti nasi di Gunung Kidul ini. Selain ini ada pula makanan yang dianggap cukup ekstrim bagi orang luar Gunung Kidul, belalang goreng tersedia di sejumlah toko oleh-oleh. Makanan ini hanya belalang kayu yang digoreng dan dibumbui. Biasanya, belalang goreng ini diberi bumbu bacem sebelum digoreng. Sehingga, rasanya pun manis gurih. Untuk soal harga tidak perlu khawatir, karena yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal untuk ukuran tempat wisata. Seporsi nasi merah dan sayur lombok hijau harganya sekitar Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000,-. Sementara, satu toples belalang goreng di toko oleh-oleh bisa mencapai Rp. 30.000,-. Selain warung makan, di sepanjang jalan masuk ke Air Terjun Sri Gethuk Gunung Kidul banyak terdapat toko cinderamata yang menjual pakaian dan kaos juga aneka souvenir dengan sablon bertuliskan Air Terjun Sri Gethuk dengan berbagai bentuk kreasi. Harganya pun cukup terjangkau, jika Dolaners mampu mengeluarkan jurus tawar menawar Dolaners dengan baik.
Akomodasi
Biaya Tiket Masuk : Rp. 5.000,- per orang
Biaya Parkir Motor : Rp. 2.000,-
Biaya Parkir Mobil : Rp. 5.000,-
Biaya Naik Perahu PP : Rp. 10.000,-
Biaya Paket Wisata Air Terjun Sri Gethuk : Rp. 35.000,- (sudah termasuk tiket masuk)
Biaya Permainana Flying Fox : Rp. 15.000,-
Kegiatan
Beragam kegiatan yang mengasyikan bisa Dolaners lakukan di Wisata Air Terjun Sri Gethuk ini, disni Dolaners bisa berenang sepuasnya di kawasan ini. Jika Dolaners tidak bisa berenang, tidak perlu khawatir karena di sini juga terdapat jasa penyewaan ban maupun pelampung dengan biaya yang cukup terjangkau. Jadi Dolaners masih bisa menikmati kesegaran Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta. Di Air Terjun Sri Gethuk Jogja ini Dolaners juga bisa menyusuri kawasan air terjun dengan menyewa kapal dengan biaya sekitar Rp. 10.000 per orang, itu sudah termasuk pulang – pergi. Selain itu di tempat ini juga tersedia kolam pemancingan serta beberapa warung makan. Selain itu disini juga tersedia fasilitas paket rafting dan flying fox.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Kawasan Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta ini berjarak sekitar 750 meter sebelah arah barat Dusun Menggoran atau sekitar 40 km dari kota Yogyakarta. Untuk menuju ke tempat ini akses jalan yang harus Dolaners lewati yakni jika dari pusat kota Yogyakarta – Jalan Wonosari – Bukit Pathuk Gunungkidul – Pertigaan Gading ke kanan ke arah Playen. Dari Playen kemudian belok kanan ke arah Kecamatan Palihan. Sekitar dua kilometer dari Kecamatan Palihan akan ada pertigaan, ambil arah ke kanan. Dari sini, Dolaners akan menjumpai banyak papan petunjuk jalan yang mengarah ke lokasi air terjun. Dolaners tinggal ikuti saja petunjuk jalan tersebut. Sekitar tujuh kilometer dari pertigaan Dolaners sudah sampai di lokasi air terjun. Namun Dolaners bisa juga melalui rute Jalan Imogiri Barat – Panggang – Paliyan – Playen – Bleberan. Setelah tiba di Gua Rancang Kencana, Dolaners harus berjalan kaki sekitar 300 meter untuk sampai di dermaga penyebrangan. Kemudian Dolaners bisa menggunakan getek atau perahu tradisional dengan biaya sekitar Rp. 10.000 pulang pergi dengan waktu tempuh sekitar 7 menit menuju titik utma Air Terjun Sri Gethuk Yogyakarta. Dolaners dapat juga menyusuri jalan setapak melewati pematang sawah dengan jarak sekitar 450 meter lalu menuruni 96 anak tangga. Dan sampailah Dolaners di lokasi air terjun.
Dari Terminal Giwangan, Dolaners bisa naik bus jurusan Wonosari dan berhenti di pertigaan Gading ataupun perempatan Siyono. Perjalanan dengan bus menuju kedua persimpangan jalan itu bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam. Dari kedua persimpangan jalan itu, moda transportasi paling mudah menuju Air Terjun Sri Gethuk Jogja dapat menggunakan ojek. Sementara, jika Dolaners menggunakan kendaraan pribadi, dari pertigaan Gading bisa belok ke arah Playen. Sampai di pertigaan Playen, jalur menuju Air Terjun Sri Gethuk searah ke Paliyan. Dari jalur arah Paliyan, Air Terjun Sri Gethuk masih berjarak lima kilometer. Tenang, petunjuk jalan menuju  Air Terjun Sri Gethuk telah tersedia sesampainya di pertigaan Gading. Pemandangan hutan pohon kayu putih dan pohon jati terlihat di sepanjang jalur perjalanan dari Playen ke Dusun Menggoran. Kondisi jalan memang tidak sepenuhnya aspal mulus. Kombinasi jalan aspal dan batu, harus ditempuh di sisa tiga kilometer perjalanan ke Sri Gethuk Waterfall.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link