Alun-Alun Kidul

1251 views

Alun-alun kidul Jogja adalah lapangan luas di belakang Keraton Yogyakarta. Posisinya terletak di sebelah selatan keraton.

Alun-Alun Kidul

Photo by klikhotel.com

Sebenarnya keraton Yogyakarta memiliki dua alun-alun yaitu alun-alun utara dan alun-alun selatan atau yang lebih dikenal dengan sebutan alkid (alun-alun kidul). Kedua alun-alun tersebut dulunya memiliki fungsi masing-masing bagi Keraton Yogyakarta. Namun seiring dengan perkembangan jaman, alun-alun pun mengalami pergeseran fungsi.

Alun-alun kidul adalah tempat terbuka yang diperuntukkan bagi masyarakat Jogja sebagai sarana hiburan Namun perlu Dolaners ketahui, di alkid Dolaners akan menemukan keunikan. Di tengah-tengah alkid Jogja terdapat dua buah beringin tua yang dikeramatkan. Kedua beringin tua ini dalam bahasa Jawa disebut ringin kurung. Kedua beringin ini memiliki sejarah. Berdasarkan sejarah, alkid dulunya digunakan prajurit keraton untuk berlatih ketangkasan. Biasanya para prajurit juga melakukan satu kegiatan yaitu masangin. Masangin adalah suatu latihan yang dilakukan prajurit dengan menutup mata berjalan di antara kedua beringin di Alun-Alun Kidul Yogyakarta. Latihan ini bertujuan untuk melatih konsentrasi prajurit.

Sekarang, aktivitas menarik ini ternyata menjadi daya tarik alkid. Masangin era modern banyak dilakukan di alkid. Biasanya pengunjung yang datang ke Alun-Alun Kidul Yogyakarta pada malam hari akan banyak yang mencoba-coba untuk menutup mata mereka dan berjalan menuju area di antara kedua beringin. Menurut mitos barang siapa yang bisa melewatinya maka keinginannya akan terkabul.

Banyak pengunjung yang melakukan hal ini untuk mengobati penasaran mereka. Dolaners juga dapat mencoba lakukan hal ini saat di Alun-Alun Kidul Jogja. Di sana Dolaners tak perlu khawatir dengan apa menutup mata, bisa saja gunakan kain yang saat itu dibawa atau bisa menyewa penutup mata kepada penjaja di sekitar alkid. Dolaners akan banyak melihat banyak pengunjung melakukan hal ini, semua tingkah polah mereka akan mengundang gelak tawa. Sebab tak jarang dari mereka saling bertabrakan karena posisi mata tertutup. Unik sekali dan sangat seru.

Aktivitas lain di sana juga banyak, karena alun-alun kidul diperuntukkan bagi masyarakat umum untuk melakukan aktivitas secara bebas di sana. Selain itu di alun-alun kidul juga terdapat beberapa sepeda, becak, atau kendaraan pancal (kayuh) dengan lampu hias berwarna warni. Kendaraan itu bisa Dolaners sewa untuk berkeliling alkid. Tak hanya itu, di Alun-Alun Kidul Dolaners juga bisa menikmati beberapa jajanan tradisional seperti wedang ronde, wedang bajigur, dan jagung bakar menemani saat santai Dolaners di sana. Maka tak lengkap rasanya bila Dolaners ke Jogja tak berkunjung ke alkid yang penuh keseruan ini.


AKTIFITAS

Kuliner
Bagi Dolaners yang ingin berkunjung ke Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Dolaners tidak perlu khawatir dan repot membawa bekal dari rumah karena di kawasan Alun-Alun Kidul Yoagyakarta ini banyak berjajar pedagang yang menjajakan macam macam dagangannya. Beragam pilihan kuliner dari mulai yang hanya sekedar jajanan cemilan ringan, makanan berat hingga beragam pilihan minumanpun tersedia di Alun-Alun Kidul Yoagyakarta ini. Banyak pula berdiri tempat makan, seperti Warung Handayani, Ndalem Ngabean, Water Castel Cafe, Jo Mestris Reato, Bale Raos, Mediterranea Restaurant, Nanduto Home Cooking, Nanamia Pizzeria, Kesuma Restaurant dan masih banyk lagi.
Akomodasi
Harga Sewa Sepeda Odong odong : mulai dari Rp. 15.000,-
Kegiatan

Beragam kegiatan dapat Dolaners lakukan ketika sedang berkunjung di Alun alun Kidul Yogyakarta ini, yakni seperti :

  • Masangin
    Hal pertama dan utama yang wajib Dolaners lakukan saat berkunjung ke Alun-Alun Kidul Yoagyakarta adalah melakukan permainan Aturan mainnya sangat sederhana, yakni Dolaners harus berjalan kaki dari ujung alun-alun hingga melintasi 2 pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Berdasarkan mitos yang dipercayai masyarakat, konon hanya mereka yang bersih hatinya yang bisa melintas dengan sukses dengan hanya sekali percobaan.
  • Naik Sepeda Tandem & Odong-odong 
    Salah satu hal yang menjadikan Alun-Alun Kidul Yoagyakarta begitu semarak di malam hari adalah keberadaan sepeda tandem dan becak wisata atau odong-odong. Berhiaskan lampu warna-warni dan didekor secara menarik, dua alat trasnportasi ini akan menemanimu mengitari Alun-Alun Kidul Yoagyakarta. Cukup merogoh kocek sekitar Rp. 15.000 – Rp 30.000, Dolaners sudah bisa menyewa sepeda tandem atau odong-odong. Mengayuh sepeda tandem atau odong-odong di tengah kemacetan jalan dan lalu lalang orang akan menjadi pengalaman Dolaners yang mengasyikkan.
  • Ngangkring & Lesehan
    Salah satu cara menikmati Alun-Alun Kidul adalah dengan jajan di angkringan atau duduk lesehan di selembar tikar. Sembari menikmati makanan yang sudah dipesan, Dolaners bisa bercakap dengan para sahabat atau pasangan. Taburan gemintang di langit malam serta udara dingin yang mulai merasuk akan menjadikan malam Dolaners semakin romantis.
  • Wisata Kuliner
    Selain makanan yang dijajakan oleh penjual angkringan dan warung-warung lesehan, di Alun-Alun Kidul Yoagyakarta juga terdapat penjaja makanan lain seperti wedang ronde, tempura, es goreng, cilok, dan jajanan lainnya. Tak ada salahnya untuk mencicipi aneka jajanan yang akan mengingatkan pada masa kanak. Deretan café dan warung kopi yang ada di Alun-alun Kidul pun bisa kamu datangi. Jika Dolaners ke Alun-Alun Kidul Yoagyakarta pada siang hari, silahkan mampir ke Warung Handayani di jalan menuju Plengkung Gading. Di warung ini Dolaners akan menjumpai brongkos yang benar-benar leker.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Berlokasi di belakang Kraton Yogyakarta yang notabene adalah jantung Yogyakarta, tentu saja Alun-alun Kidul mudah dijangkau dari manapun. Jika Dolaners dari arah Malioboro atau nongkrong di Titik Nol Kilometer dapat mencapai Alun-alun Kidul dalam waktu 15 menit saja melewati bekas Pasar Burung Ngasem dan salah satu Istana Air Tamansari Jalur lain yang dapat dilewati adalah jalur dari arah Selatan yang melewati Plengkung Gading. Sedangkan jalur yang terakhir adalah jalur dari arah Timur yang melewati kompleks penjual gudeg di Jalan Wijilan.
Jika Dolaners menggunakan angkutan umum untuk sampai ke Alun-Alun Kidul Yoagyakarta ini, jika dari arah selatan, Dolaners cukup naik bus kota jalur 5 namun jika dari arah malioboro Dolaners hanya perlu naik becak atau andong dengan waktu 15 menit saja.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link