Candi Mendut

1107 views

Dengan berbekal nuansa klasik serta sejarah yang kental, bangunan ini dapat di jadikan sebuah objek wisata yang menarik bagi keluarga. Edukasi akan sejarah, akan memberikan wawasan yang baik untuk si kecil nantinya.

Candi Mendut

Photo by wikipedia.org

Yogyakarta memang terkenal sebagai kota wisata yang bersejarah. Memiliki peninggalan candi-candi kuno yang klasik membuat nama kota ini melanglang buana hingga terdengar ke penjuru negara. Salah satu candi yang terkenal dari kota ini ialah Candi Mendut.

Dengan berbekal denah dasar yang membentuk segi empat, Candi Mendut memiliki tinggi bangunan secara keseluruhan mencapai 26,40 meter. Candi Buddha ini memiliki tubuh candi yang berpijak di atas batur dengan ketinggian sekitar 2 meter. Pada permukaan batur, ada selasar yang relatif lebar yang dilengkapi oleh langkan. Pada dinding kaki candi terdapat hiasan berupa 31 buah panel yang mengandung relief cerita, pahatan bunga serta sulur-suluran yang cantik. Atapnya sendiri tersusun atas 3 kubus yang dibuat semakin ke atas semakin meruncing atau kecil. Kubus-kubus tersebut dikelilingi oleh hiasan stupa berjumlah 48 stupa kecil.

Di dalam ruangan yang lumayan luas terdapat Tubuh Candi Mendut Yogyakarta yang memiliki 3 buah Arca Buddha. Yaitu, terletak menghadap pintu adalah Buddha Sakyamuni, merupakan Buddha yang sedang berkhotbah. Buddha ini di gambarkan dalam keadaan duduk dan dengan posisi tangan dharmacakramuda, yaitu sebuah sikap yang sedang mewejangkan ajarannya. Yang menghadap ke arah selatan, adalah Arca Bodhisattva Avalokiteswara, yang merupakan Buddha penolong manusia. Posisinya sedang duduk dengan kaki kiri yang terlipat serta kaki kanan yang menjuntai ke arah bawah.

Telapak kaki kanan bertumpu pada sebuah bantalan teratai kecil. Dan yang ketiga, Arca Maitreya yakni Bodhisatwa yang dianggap sebagai pembebas manusia, berposisi tengah duduk dengan tangan simhakarnamudra, hampir menyerupai vitarkamudra hanya saja jari-jarinya menutup. Arca-arca tersebut dilengkapi dengan “prabha” atau yang disebut juga sebagai dinar kedewaan yang mengiatri kepalanya. Candi Mendut Yogyakarta sangat cocok untuk Dolaners yang ingin mempertontonkan relief sejarah kepada buah hati.


AKTIFITAS

Kuliner
Bagi Dolaners yang ingin berlibur ke Candi Mendut Yogyakarta tidak perlu khawatir dan repot membawa bekal dari rumah karena di kawasan wisata ini sudah tersedia banyak warung yang menjual aneka makanan. Mulai dari makanan berat, camilan, makanna instan hingga aneka minuman ada disini. Di perjalanan menuju ke wisata Candi Mendut ini juga tersedia banyak tempat makan, salah satunya adallah Resto Sekar Kedhaton.
Akomodasi
Biaya Tiket Masuk : Rp. 3.000,-
Kegiatan

Saat memasuki pelataran dan kaki candi, Dolaners dapat melihat beberapa relief yang menceritakan tentang aneka binatang. Relief ini sepintas terlihat seperti dongeng yang ditujukan kepada anak-anak, tetapi sebenarnya cerita tersebut menceritakan kisah jataka yang memberikan pesan moral kepada semua orang yang datang berkunjung ke Candi Mendut ini. Di bagian badan candi, Dolaners akan mendapatkan 8 relief Bodhisattva yang berukuran lebih besar dibandingkan dengan relief yang ada di Candi Borobudur. Disini Dolaners juga bisa melihat beragam arca arca peninggalan.

Setelah Dolaners merasa cukup melihat purwa rupa arca-arca tersebut, tibalah saatnya Dolaners meninggalkan pintu gerbang Candi Mendut Yogyakarta ini dengan melewati deretan kios suvenir. Selanjutnya Dolaners juga akan melihat Buddist Monastery yang merupakan tempat yang hening, terbuka dan terbuk untuk umum. Sejumlah stupa dan bunga teratai di kolam menghiasi jalan menuju Buddist Monastery. Mulai pukul 19.20 WIB setiap malam, ditempai ini diadakan ritual chanting atau meditasi dengan cari mendengarkan alunan musik dan nyanyian. Siapapun boleh mengikuti riitual chanting tersebut dan tidak harus beragama Buddha.

Tips BerwisataAkses Transportasi
Akses jalan menuju ke kawasan wisata Candi Mendut ini sangat mudah. Candi Mendut terletak 3 km arah timur dari candi Borobudur atau 1,5 km ke arah utara dari Candi Pawon. Saat Dolaners menuju Candi Borobudur pasti melewatinya dengan melihat papan menuju ke Candi Mendut. Dari jalan raya Dolaners sudah bisa melihat keberadaannya
Untuk sampai ke Candi Mendut, Dolaners bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan umum, Dolaners bisa naik bus transjogja dengan jalur 2A atau bisa juga naik taxi.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link