Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya

1238 views

Dolaners tahu kan, kastil-kastil Eropa yang klasik, menjulang tinggi dengan atap-atap lancipnya? Bisakah membayangkan kombinasi kastil bergaya Eropa itu dengan ciri khas bangunan tropis dengan jendela-jendelanya yang tinggi dan lega? Dan semua ciri ini dimiliki oleh Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria yang ada di Surabaya. Benar-benar terasa berada di kontinen dan masa yang berbeda saat Dolaners dilingkupi oleh tingginya dinding-dinding Gereja Katolik ini. Mau Tahu seperti apa? Yuk intip dulu sebagian dari bangunan ini.

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, Gereja Katolik Surabaya, Gereja Kelahiran Santa Maria, Dolaners, Dolan Dolen

photo via felicia luvena

Dolaners tahu dong, Surabaya pernah menjadi wilayah pemukiman orang-orang Belanda pada masa pendudukannya. Komunitas masyarakat Belanda pada jaman ini sempat membangun rumah ibadah di Surabaya, khas dengan ciri bangunan yang sangat menggambarkan peradaban Eropa pada abad ke-17. Hingga kini, kita masih bisa melihat sisa peninggalan komunitas dan peradaban Belanda di Surabaya, dan salah satunya yang paling memukau adalah Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria.

Hal yang paling menarik dari gereja ini adalah arsitekturnya, terasa begitu tua, rapuh, sekaligus cantik. Saat hendak masuk ke bagian dalam gereja, Dolaners akan disambut dengan tiga pintu depan. Pintu utamanya di tengah, dengan patung Santo Paulus dan Petrus di kanan kirinya, diapit oleh dua pintu pendamping di kedua sisinya. Sementara itu, keseluruhan dinding Gereja Katolik ini diliputi oleh tembok batu bata, klasik serupa dengan kastil-kastil tua di Eropa.

Memang, gereja ini dibangun atas usul uskup Belanda, Mgr. Edmundus Sybrandus Luypen SJ. Gaya bangunan ini adalah karya arsitek berkebangsaan Belanda, W. Westmaas, dan Indonesia, Muljono Widjosastro. Tema bangunan secara keseluruhan adalah Neo Gotik dengan ciri khas jendela bundar, atau disebut juga rose window, di semua sisi. Serta, kaca mozaik pada jendela-jendelanya yang tinggi tampak begitu indah saat Dolaners melihatnya dari bagian dalam gereja.

Konon, Gereja Katolik ini dibangun dengan 799 kayu galam Kalimantan sebagai pondasinya, dengan masing-masing tiang tertanam sedalam 15m. Kayu Kalimantan juga mendominasi bagian interior gereja, terutama di pilar-pilar dan langit-langitnya. Di bagian atas, gereja ini memiliki menara kembar, masing-masing menjulang 15m. Gereja Katolik yang cantik ini dibangun pada akhir tahun 1800-an, dan bahkan pada masa itu, gereja ini mampu menampung 3.000 jemaat.

Tahukah Dolaners kalau Gereja Katolik ini pernah hancur ditahun 1945? Kerusakan gereja pada waktu itu benar-benar tuntas, hingga hanya meninggalkan pondasi dan kerangka bangunannya. Lima tahun kemudian, gereja ini direnovasi oleh Romo Bastiansen. Keseluruhan tema arsitekturnya masih dijaga dengan baik saat renovasi. Sayangnya, detail bangunannya, seperti ukiran-ukiran pada bangku atau jendela, banyak yang tidak bisa dipertahankan.


AKTIVITAS

Kuliner
Gereja Katolik ini masih digunakan untuk beribadah hingga hari ini. Jadi tidak ada fasilitas kantin atau jajanan bagi pengunjung yang datang untuk berwisata. Bila lapar melanda, sebaiknya Dolaners mengayunkan langkah keluar dari komplek gereja.
Akomodasi
Tidak ada tiket masuk bila Dolaners pingin datang ke gereja ini karena memang fungsi utamanya adalah sebagai rumah ibadah umat Katolik.
Kegiatan
Saat berkunjung ke Gereja Katolik ini, Dolaners bisa melihat-lihat saja arsitektur eksterior bangunan. Kalau Dolaners hobi fotografi, bangunan gereja tua ini benar-benar bisa jadi sasaran kamera yang keren banget. Dan bila Dolaners memutuskan untuk masuk dan pingin mengambil gambar bagian interiornya, pastikan Dolaners sudah mengantongi ijin terlebih dahulu.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Bila mengunjungi Gereja Katolik ini untuk berwisata, sebaiknya Dolaners datang saat tidak ada jadwal ibadah. Dengan begitu, Dolaners tidak akan mengganggu atau menimbulkan ketidaknyamanan pada jemaat yang sedang beribadah. Disisi lain, Dolaners juga bisa lebih leluasa mengeksplor seluk beluk gereja ini.
Gereja Katolik ini berada di seberang jalan SMPN 2 Surabaya. Kalau Dolaners tahu lokasi Kantor Pos Besar Kebonrojo Surabaya, itu berarti Dolaners sudah dekat dengan gereja ini. Selain menggunakan kendaraan pribadi, Dolaners bisa mencapai lokasi gereja dengan menumpang bus O, T2, atau C.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link