Goa Pindul

428 views

Sebuah petualangan mengarungi aliran sungai bawah tanah ditambahi dengan sodoran legenda pengembaraan pencarian sang ayah oleh Joko Singlulung. Menyusuri gelapnya lorong goa dengan menggunakan ban pelampung menambah asik dan serunya perjalanan.

Goa Pindul

Photo by jerujulayang.blogspot.co.id

Goa Pindul merupakan tempat menyatunya 7 goa dan tempat mengalirya serangkaian aliran sungai bawah tanah yang terdapat di desa Bejiharjo, Karangmojo. Dolaners dapat merasakan sensasi petualangan yang asik dan juga menegangkan, karena sungai mengalir didalam Goa Pindul menawarkan sejuta pesona. Sekitar 45 hingga 60 menit Dolaners diajak menysuri gelapnya sungai sepanjang 300 dengan menggunakan ban pelampung. Petualangan yang ditawarkan kepada Dolaners tersebut merupakan perpaduan dari caving dan body rafting tersebut yang akrab dipanggil dengan sebutan cave tubing.

Beberapa peralatan yang dibutuhkan saat Dolaners beraktifitas Cave Tubing Goa Pindul Yogyakarta adalah ban pelampung, head lamp dan life vest yang secara keseluruhan telah disiapkan oleh pengekola. Sungai yang memiliki aliran yang tenang ini aman bagi siapapun baik anak-anak hingga orang dewasa. Waktu yang baik dalam melakukan aktifitas ini adalah sekitar pukul 09.00-10.00 WIB, pada kisaran jam tersebut ketika cuaca sedang cerah maka Dolaners akan menyaksikan munculnya cahaya surga. Cahaya surga ini berasal dari sinar matahari yang menerobos masuk melalui celah besar pada atap goa.

Konon menurut legenda, Goa Pindul dipercayai secara turun temurun oleh masyarakat sebagai kisah dari pengembaraan Joko Singlulung dalam mencari ayahnya. Seorang pemandu pun akan menceritakan asal-usul tempat ini sehingga dinamai Goa Pindul. Singkat cerita adalah Joko Singlulung menjelajahi hutan lebat, gunung dan sungai kemudian memasuki goa. Ketika memasuki Goa Joko Singluhung terbentur sebuah batu, kejadian itulah yang membuat tempat tersebut disebut dengan Goa Pindul yang berasal dari kata unik yaitu pipi gabendul.

Hal lain yang akan dijelaskan pemandu kepada Dolaners adalah tentang ornamen-ornamen seperti moonmilk, kristal serta stalaktit dan stalagmit. Pada beberapa atap juga terdapat lukisan alami hasil dari penghuni goa yaitu binatang kelelawar. Ditengah Goa Pindul juga terdapat sebuah tempat yang mirip dengan kolam besar dan biasana dijadikan sebagai tempat peristirahatan sejenak. Datang dan buktikan Dolaners.


AKTIFITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Jika Dolaners ingin berkunjung ke Goa Pindul Jogja, makan akses jalan yang harus Dolaners lewati yakni jika dari Yogyakarta – Jalan Raya Wonosari – Piyungan – Bukit Patuk – Hutan Bunder – Jalan Raya Wonosari (Patuk-Playen) – Lapangan Gading – Pertigaan lampu merah ambil jalan ke kiri (lurus) – Jalan Raya Wonosari (Playen-Wonosari ambil menuju kota Wonosari) – Bundaran Siyono (Perempatan yang ada air mancur ditengahnya) ambil arah ke kiri – Ikuti jalan aspal yang lebar (ada pertigaan belokan ambil kanan) – lurus hingga lampu merah – Perempatan lampu merah lurus – Ada pertigaan yang sebelah kiri ada gerbang Desa Bejiharjo belok kiri – Ikuti jalan aspal terus hingga sampai lokasi yang banyak terdapat tulisan “Pindhul/Pindul”.
Goa Pindul ini dapat diakses menggunakan transportasi umum maupun pribadi, baik roda dua maupun roda empat atau lebih. Jika Dolaners ingin menggunakan transportasi pribadi, makan jika dari Jogja Naik Bus –> Terminal Giwangan –> Naik Bus Jogja Wonosari –> Bilang sama kondektur turun perempatan Grogol –> Dari Grogol naek Ojek minta antar ke sekretariat Goa Pindul. Tukang Ojek bisa PP, nanti setelah selesai dari sekretariat Goa pindul, pulangnya bisa diantar lagi ke bundaran siono untuk cari bus balik ke jogja. Biaya ojek sekitar Rp. 30.000 PP.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link