Istana Air Taman Sari

1083 views

Kemegahan arsitektur kuno dipadu gemericik air, lorong-lorong nan megah berdiri dan berbagai pemandangan mempesona mewarnai kemolekan Istana Air Taman Sari. Di obyek wisata yang berlokasi 500 m sebelah selatan Keraton Yogyakarta ini dolaners bisa menikmati nuansa berwisata di sebuah istana yang dikelilingi dengan danau buatan komplit dengan wewangian yang bersumber dari bunga-bunga yang memang ditanam sebagai penghias Taman Sari.

Istana Air Taman Sari

Photo by berbaginegeri.com

Saat Dolaners memasuki Istana Air Taman Sari maka megahnya gapura panggung akan menyambut kedatangan Dolaners. Semakin memasuki area pedalaman Istana Air Taman Sari ada sebuah ruangan yang dulunya hanya dikhususkan oleh Sultan dan keluarganya yakni kolam pemandian dengan gemericik air yang jernih berbenteng tembok nan kokoh. 3 bagian area pemandian yakni kolam khusus Raja atau Umbul Panguras, kolam khusus putri dan putra raja atau Umbul Kawitan, dan kolam untuk selir raja atau Umbul Pamuncar melangkapi pemandian yang dahulu menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Yogyakarta.

Memasuki tempat pribadi Sultan yang berupa menara tersemat sebuah periuk tempat para istri Sultan berhias dan bercermi. Cermin periuk dengan glamornya ornament yang juga menambah nilai seni peninggalan di Istana Air Taman Sari Jogja membuat Dolaners pastinya berhayal betapa anggunnya para istri Sultan saat tengah duduk di depan priuk sembari bersolek, membetulkan sanggulnya sembari mengamati kemolekan parasnya sekitar 200 tahun yang lalu. Menaiki menara dengan kamar pribadi sultan dengan tangga yang terkesan kokoh dan antic hingga berada di tingkat paling atas yakni lantai 3 membuat pemandangan seisi Taman Sati menjadi begitu lebih jelas dan leluasa untuk diamati. Pemandangan kolam dengan rindangnya bunga dan danau buatannya yang megah membuat Dolaners semakin terpikat akan peninggalan yang terdapat di Istana Air Taman Sari ini.

Beranjak dari bangunan menara bersejarah kini Dolaners bisa menuju ke sisi Gapura Agung dengan dominasi sayap burung dan ornament bunga menjadi symbol selamat datang untuk Sultan ketika hendak memasuki area Istana Air Taman Sari Yogyakarta. Berbagai benda dan bangunan bersejarah semisal kereta kencana sang Sultan, Pesanggrahan tempat pertapaan Sultan, menyusun strategi perang, bernegosiasi, tempat penyimpanan keris, baju perang, senjata lengkap dengan pelatarannya yang biasa digunakan tempat berlatih pedang bagi para prajurit. Selain itu ada tempat di Istana Air Taman Sari yang wajib Dolaners sambangi yakni Gedung Kenongo, Gumuling, Tajug Lorong, Masjid Soko Guru dan masih banyak lagi.


AKTIFITAS

Kuliner
Bagi Dolaners yang ingin berlibur ke Istana Air Taman Sari tidak perlu khawatir dan repot membawa bekal dari rumah karena di dalam area bermain ini sudah tersedia banyak warung makan yang menyediakan beragam pilihan kuliner, dari mulai yang hanya sekedar jajanan cemilan ringan, makanan berat hingga beragam pilihan minumanpun tersedia disini. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Sedangkan untuk Dolaners yang ingin membawa buah tangan saat kembali dari berlibur, di Istana Air Taman Sari ini juga tersedia beragam kios yang menjajakan beragam pilihan oleh-oleh. Mulai dari beragam jenis souvenir, makanan ringan hingga beragam fashion yang berhubungan dengan batik dijajakan disini. Jika kuliner di dalama kawasan Istana Air Taman Sari belum memuaskan hasrat, Dolaners masih bisa menemukan kuliner lain yang bertebaran di sekitar kawasan rekreasi ini, yakni antara lain Water Castel Cafe, Pendopo Ndalem Resto, Ndalem Ngabean, Bale Raos, Nanamia Pizzeria, Warung Handayani dan masih banyak lagi.
Akomodasi
Biaya Tiket Masuk Wisatawan Lokal : Rp. 5.000,-
Biaya Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara : Rp. 7.000,-
Biaya Jasa Guide : Rp. 25.000,- per rombongan
Kegiatan
Istana Air Taman Sari ini sendiri terbagi menjadi dua kompleks, yaitu Umbul Binangung atau kompleks pemandian dan Pulo Kenongo. Di bagian pertama, Dolaners bisa berjalan-jalan di sekitaran kolam pemandian bagi Sultan dan keluarga. Kompleks Istana Air Taman Sari ini dikelilingi oleh tembok yang tinggi. Ada pula tiga menara kisah dan suatu tempat di bagian selatan istana yang merupakan tempat pertemuan khusus antara Sultan dengan Kanjeng Ratu Kidul, penguasa Laut Selatan. Di bagian kedua Istana Air Taman Sari yang disebut istana Pulo Kenongo, terdapat beberapa ruangan istana dan aula untuk melakukan tarian sakral klasik Bedoyo dan Srimpi. Menikmati keindahan Tamansari bukanlah satu-satunya kegiatan yang bisa Dolaners lakukan di kompleks wisata ini. Sempatkanlah pula berjalan-jalan di Pasar Ngasem yang letaknya masih dalam satu kawasan dengan taman ini. Di pasar ini, banyak cendera mata khas kota gudeg dijajakan dengan harga yang terjangkau. Selain itu, kita juga bisa berkeliling melihat beberapa penjual beberapa jenis burung dan hewan peliharaan yang menempati beberapa sudut pasar ini.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Untuk menuju Istana Air Taman Sari Yogyakarta Dolaners memang perlu ekstra berkendara terutama bagi yang belum pernah sama sekali berpetualang di Jogja. Istana Air Taman Sari terletak di Jalan Taman sekitar 10 menit dari keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, bagi yang melalui jalur barat (Jakarta atau Kebumen) bisa menuju jalan lingkar barat (Ring Road Barat tapi bukan menuju jalan ini, hanya melewati) setelah melalui Jalan Wates lalu lurus menuju jalan RE Martadinata – Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan – Belok kiri menuju Jalan Nyai Ahmad Dahlan – lurus Jalan Ngasem – belok kiri Jalan Taman. Kalau dari Magelang atau Semarang, bisa melalui jalan Magelang kearah selatan melewati Jalan Tentara Pelajar – Jalan Letnan Jendral Suprapto – belok kiri ke arah jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan – Jalan Nyai Haji Ahmad Dahlan – Jalan Taman. Jika dari arah timur atau Surakarta atau Klaten bisa melalui Prambanan ke arah barat menuju pertigaan Janti ( naik ke jalan layang) belok kiri ke arah Ring RoadTimur – Jalan Kusumanegara – Jalan Sultan Agung – Jalan Nyai Ahmad Dahlan. Atau dari jalan Janti (Jogja Expo Center) ke arah Jalan Ngeksigondo – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan mentri Supeno – Jalan Kolonel Sugiyono lurus ke Jalan Sutoyo belok kanan ke jalan gading (ada gapura plengkung / setengah lingkaran) melewati alun-alun selatan – Jalan Taman.
Untuk menuju Istana Air Taman Sari ini bisa menggunakan Angkutan umum yang menjadi kendaraan wisata di kota Yogyakarta seperti Andong atau becak, namun bisa juga menggunakan taksi sedangkan untuk angkutan umum seperti bus kota atau transjogja tidak melewati area ini. Bisa juga Dolaners menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat untuk menyinggahi Istana Air Taman Sari Yogyakarta ini.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link