Komunitas Salihara Jakarta

963 views

Dolaners suka hal-hal yang berbau seni? Seni tari? Seni rupa? Atau seni peran? Bisa jadi Dolaners memang bercita-cita ingin jadi aktor, atau sekedar menyukai segala hal yang berbau seni peran. Bila memang demikian, datanglah ke Jakarta dan mampirlah ke kawasan Pasar Minggu. Di sini ada Komunitas Salihara, yang jelas sudah terkenal luas dikalangan penyuka seni. Apa lagi yang Dolaners perlu tahu tentang komunitas ini dan teaternya? Yuk lanjutin bacanya, ya.

Teater Salihara, Teater Salihara Jakarta, Jakarta. Dolan Dolen, Dolaners

photo via Cadudasa

Pernah dengar kata Salihara, Dolaners? Yak, memang Salihara adalah sebuah nama jalan di Kota Jakarta. Tapi sebenarnya yang menarik bukan ruas jalannya, melainkan Komunitas Salihara yang dinamai sama dengan jalan tempatnya berada.

Menilik kebelakang, Dolaners tentu juga sudah pernah mendengar nama Goenawan Mohamad. Oh ya, siapa sih yang belum pernah mendengar nama sastrawan besar ini. Goenawan Mohamad dulunya adalah pemimpin redaksi Majalah Tempo, sebelum kemudian dibredel oleh pemerintah pada tahun 1994. Efek domino dari pembredelan ini adalah bergabungnya sang pimred bersama dengan seniman, intelektual, sastrawan, bahkan wartawan, hingga terbentuklah Teater Utan Kayu, salah satunya. Teater ini adalah cikal bakal tumbuhnya Teater Salihara beserta komunitasnya.

Perkumpulan kesenian multidisplin swasta Komunitas Salihara kini berusia hampir 10 tahun, dengan sebuah dewan kurator yang terdiri dari Goenawan Mohamad, Ayu Utami, Hasif Amini, Asikin Hasan, dan Mohamad Guntur Romli. Pertunjukan-pertunjukan yang dipentaskan Teater Salihara juga telah melalui seleksi ketat dewan kurator ini. Teater Salihara sangat aktif berkarya, bahkan pementasan diadakan setiap hari saat bulan festival. Tak hanya teater, pementasan yang diselenggarakan Komunitas Salihara mencakup pula konser musik, pameran seni rupa, diskusi dan pembacaan sastra, bengkel kerja tari, pemutaran film, dan seni rupa.

Komunitas Salihara bermarkas di kawasan Pasar Minggu, di atas sebidang tanah yang mengumpulkan empat unit bangunan utama, yaitu ruang perkantoran, Anjung Salihara, Galeri Salihara, dan Teater Salihara. Anjung Salihara adalah gedung paling baru yang menaungi studio tari, studio musik, ruang serba guna, wisma seni, dan Teater Anjung. Sementara itu, Teater blackbox Salihara menjadi satu-satunya teater blackbox yang ada di Indonesia.


AKTIVITAS

Kuliner
Banyaknya orang yang mengunjungi Komunitas Salihara pastinya akan mendatangkan penjual makanan. Jadi kalau urusan perut di Salihara, Dolaners tak perlu kuatir. Ada Kedai Salihara saat Dolaners lapar di kawasan ini, ada juga pilihan Kopi Kecil dan Suwe Ora Jamu. Keluar dari Komunitas Salihara, tapi masih di ruas jalan yang sama, Dolaners bisa coba bakso bakar, ayam goreng, nasi goreng, atau yang lain.
Akomodasi
Untuk menikmati pentas Teater Salihara, Dolaners akan dikenai tiket menonton. Setiap pementasan teater tidak selalu menerapkan harga tiket yang sama, tetapi biasanya berkisar pada harga berikut ini.
Umum: Rp. 75.000,-
Mahasiswa/ Pelajar: Rp. 50.000,-
Kegiatan
Dolaners bisa bergabung dengan acara-acara Komunitas Salihara yang diadakan rutin setiap bulan, dan masih ada program-program khusus yang cukup menarik juga untuk diikuti. Misalnya, Salihara International Performing Arts Festival yang mencakup beraneka ragam karya musik, tari, dan teater. Masih ada pula helateater Salihara yang merupakan evolusi program teater Komunitas Salihara. Dolaners tertarik belajar seni? Ikut saja Kelas Filsafat, Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif, Kelas Melukis Cat Air, Kelas Akting (teater), atau mengikuti lokakarya ringkas yang seluruhnya diselenggarakan oleh Komunitas Salihara. Kegiatan Komunitas Salihara yang Dolaners bisa ikuti antara lain jazz buzz Salihara, helatari Salihara, forum world music, ceramah, diskusi, musyawarah buku, dan program seni rupa. Banyak kegiatan seru di Komunitas Salihara, bukan? Apalagi kalau Dolaners punya minat khusus pada seni.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Selain menggunakan kendaraan pribadi, Dolaners bisa menggunakan Transjakarta, bus, mikrolet, atau kereta api untuk sampai di Jl. Salihara.
Dengan bus Transjakarta, Dolaners turun di halte Pejaten, lanjutkan perjalanan dengan mikrolet 36. Dolaners bisa juga naik metromini 75 atau mikrolet M16. Dolaners naik kereta? Turun saja di Stasiun Pasar Minggu dan lanjutkan dengan jalan kaki sedikit.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link