Maha Vihara Pusdiklat Buddha Maitreya

1230 views

Tentunya Dolaners tahu ya, rumah ibadah agama apapun adalah tempat yang sakral dan disucikan. Tapi keindahan arsitektur tempat-tempat ibadah ini malah bernilai lebih dimata para pengunjungnya, yang bahkan tak hanya penganut agamanya sendiri. Begitu pula menariknya Maha Vihara dan Pusdiklat Buddha Maitreya. Rumah ibadah umat Buddha ini bahkan punya tawaran kuliner yang cukup menarik. Mari kita lihat lebih lanjut.

Maha Vihara Pusdiklat Buddha Maitreya, Maha Vihara Buddha Surabaya, Vihara Surabaya, Vihara Buddha, Dolan Dolen, Dolaners, Surabaya

photo via wayan prathama

Maha Vihara Buddha Maitreya ini merupakan tempat ibadah umat Buddha Maitreya di Surabaya, sekaligus juga pusat pendidikan dan pelatihan agama Buddha Maitreya. Sekte Maitreya ini lahir di Tingkok pada masa Dinasti Liang sekitar abad ke-6 Masehi. Banyak peperangan terjadi pada masa ini hingga para penganut Buddha mengharapkan datangnya penyelamat atau Maitreya. Inilah kenapa budaya Tiongkok memiliki pengaruh yang cukup banyak pada agama Buddha Maitreya.

Maha Vihara ini memiliki tiga altar, yang seluruhnya berada satu lantai sehingga memudahkan umat Buddha yang hendak beribadah. Sosok sang Maitreya, yang diyakini lahir di Zhejiang, tampak berada pada salah satu altar ini. Di tempat asalnya, sosok penyelamat ini dikenal sebagai Biksu Berkantong Kain atau Pu Tai He Sang. Konon, menurut legenda, biksu ini berkelana dengan membawa kantong kainnya. Sang biksu dikenal juga dengan nama Ju Lai Fo (Buddha yang akan datang), Buddha Mi Le, atau Buddha Tertawa. Memang sosok Buddha di ruang ibadah vihara ini tampak selalu tersenyum.

Apalagi yang menarik dari tempat ibadah umat Buddha ini? Secara umum, komplek bangunan yang indah dan agung ini menaungi tiga ruang ibadah di mana ketiga altar tersebut berada, ruang ibadah utama, ruang untuk dharma dan pernikahan, kantin vegetarian, dan penginapan. Ada lagi yang unik, Dolaners. Maha Vihara ini memiliki miniatur replika Masjid Akbar Surabaya. Sedikit berbeda dari aslinya, replika ini memiliki sentuhan arsitektur tropis Cina yang lebih kental.

Sebagai pusat ibadah dan vihara terbesar di Surabaya, Maha Vihara ini menaungi banyak sekali kegiatan umat Buddha, misalnya pendidikan agama Buddha, taman kanak-kanak, kelas memasak vegetarian, kelas budaya Maitreya, kelas dharma agama Budha disetiap bulannya, dan lain sebagainya.


AKTIVITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Maha Vihara ini lokasinya dekat dengan Warung Leko, Apeng Kwetiau Medan, dan Plaza Surabaya. Dalam waktu kurang lebih 30 menit berkendara dari tempat-tempat ini, Dolaners sudah bisa sampai di Maha Vihara.
Kalau menuju Maha Vihara Buddha Maitreya dengan menggunakan bus kota, Dolaners bisa naik bus W, WL, G, Y, DKM, JND, atau bus E. Ada beberapa spot turun dari kendaraan di sekitar Maha Vihara, seperti Jl. Raya Simo Gunung 5A atau Jl. Raya Dukuh Kupang Barat 26-30, yang tak memakan waktu lebih dari 5 menit berjalan kaki ke Maha Vihara. Atau, Dolaners bisa juga turun dari bus kota di Jl. Kupang Jaya 27 dan Jl. Dukuh Kupang Barat VIII 6, hanya saja memang jaraknya sedikit lebih jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link