Masjid Kampus UGM

854 views

Seperti apa sih, hasil karya anak negeri sendiri? Dibidang bangunan, wujud nyata hasil kreativitas mahasiswanya sendiri adalah Masjid Kampus UGM. Tak tanggung-tanggung, masjid ini punya konsep arsitektur yang menarik dan unik, gabungan dari beberapa karakteristik, namun tetap menonjol dengan kekhasannya tersendiri. Terbukti kan, hasil karya milik negeri sendiri ini layak diapresiasi. Jadi, mari lihat lebih dekat.

Masjid Kampus UGM, Masjid Kampus UGM Yogyakarta, Yogyakarta, Dolan Dolen, Dolaners

photo by mumtazmahfud

Masjid milik Universitas Gadjah Mada ini dulunya bernama Masjid Sholahudin UGM, kini lebih dikenal dengan nama resminya, Masjid Kampus UGM. Menurut sebuah prasasti berwarna keemasan di tiang utama, Masjid Kampus UGM dibangun sebagai peringatan emas UGM yang ke-50 tahun. Keseluruhan arsitektur bangunan masjid merupakan karya dari mahasiswa Teknik Arsitektur UGM. Keren ya, Dolaners? Oh, ini belum seberapa. Para arsitek ini telah membangun sebuah masjid yang ramah lingkungan dengan atap yang tinggi dan bangunan berkonsep semi outdoor, sehingga suasana masjid tetap terasa adem meskipun tanpa pendingin ruangan.

Seakan menjadi simbol melting pot, Masjid kampus UGM ini unik dengan segala yang dimilikinya. Gaya bangunannya mengkombinasikan arsitektur Masjid Nabawi pada bagian interior dengan lengkung-lengkung dan ornamen kaligrafinya. Masih tampak pula sentuhan budaya Jawa, India, dan Tionghoa. Misalnya, atap masjid berbentuk limasan yang menjadi ciri khas rumah joglo. Saat melintasi kolam di depan masjid ini, Dolaners akan merasa sedang melintasi kolam di depan Taj Mahal. Beda sih, tapi tetep terasa ada kemiripan saat Dolaners berada di area kolam ini.

Dalam kurun waktu sekitar satu tahun lebih, sejak pertengahan tahun 1998 hingga akhir 1999, Masjid Kampus UGM mulai dibangun dan akhirnya digunakan untuk beribadah, tepatnya sekitar lima hari sebelum 1 Ramadhan 1420. Pintu utama di sisi timur, dengan titian tangga yang berakhir pada sebuah lengkung gapura elegan. Dari gapura ini, Dolaners akan melintasi kolam Taj Mahal tadi, dengan jajaran pohon palem di pinggir-pinggirnya, sebelum tiba di teras masjid. Sementara itu, halaman samping kanan dan kiri masjid berupa kebun yang hijau luas dengan pepohonan palem juga. Sisi luar kebun hijau ini dibatasi oleh pergola yang menghubungkan halaman depan dengan bangunan sayap kanan kiri masjid.

Masjid Kampus UGM dinobatkan sebagai masjid kampus terbesar se-Asia Tenggara. Tak heran sih, Dolaners. Masjid ini mampu menampung 5.000 jamaah pada kedua tingkat lantainya, belum termasuk kapasitas pada bagian sayap dan halaman bangunan. Dengan interior yang didominasi warna emas pada tiang, merah pada marmer, krem pada lantai, dan hijau pada dinding depan, serta kapasitas jamaah yang mencapai angka lebih dari 5.000 orang, Masjid Kampus UGM ini jelas memiliki kemegahan yang nyata. Maka tak jarang, masjid ini menjadi jujugan wisata religi di Yogyakarta.


AKTIVITAS

Kuliner
Tak jauh dari Masjid Kampus UGM, Dolaners bisa kulineran di Rumah Ice Cream Mirota (Roemi).
Akomodasi
Wisata religi di Masjid Kampus UGM tidak dikenakan biaya.
Kegiatan
Keunikan bangunan Masjid Kampus UGM tak ayal menjadikannya sebagai ikon atau landmark kawasan kampus. Namun tak terbatas ikonik, Masjid Kampus UGM juga menjadi pusat kegiatan keagamaan di lingkungan kampus. Jadi, tak cuma mengagumi arsitektur masjid yang keren, atau selfie di sana sini, Dolaners juga bisa mengikuti kegiatan di Masjid Kampus UGM.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Masjid Kampus UGM berada di sebelah selatan Fakultas PSikologi, dan di utaranya D3 Ekonomi UGM. Bila kesulitan menemukan lokasi, Dolaners bisa berpatokan pada keduanya. Saat melewati ruas Jalan Olahraga, Dolaners pasti bisa menemukan lahan seluas 2,5 hektar dengan tangga naik menuju bangunan seluas lebih dari 3.000 meter persegi yang berposisi lebih tinggi dari jalan ini. Gede banget, Dolaners!
Bila berkendara sendiri, Dolaners bisa langsung ke kawasan kampus UGM. Atau, Dolaners bisa naik Trans Jogja jalur 1 B, 2A, atau 2B, turun di Kosudgama  atau halte panti rapih. Jika menggunakan bus kota, Dolaners bisa naik jalur 4, 7, 10, 12, 13, 14, atau 15. Langsung deh, turun di depan gerbang Masjid Kampus UGM.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link