Mesjid Jami’e Darussalam, Jakarta

1715 views

Masjid, rumah ibadah umat Muslim ini biasanya punya bentuk yang khas. Kubah yang menjadi ciri utamanya, atau menara yang menjulang di sebelah kubah. Dari kejauhan, Dolaners sudah bisa menebak suatu bangunan adalah masjid hanya dengan melihat bagian atapnya ini. Tapi ada sebuah masjid yang dibangun dengan gaya arsitektur berbeda. Beda bagaimana? Dan dimana lokasinya? Yuk mari lihat sama-sama Mesjid Jami'e Darussalam di Jakarta.

Mesjid Jami'e Darussalam

photo via Akbaralaziz

Mesjid Jami’e Darussalam adalah salah satu karya Kang Ridwan Kamil saat belum menjabat sebagai Walikota Bandung bersama Urbane, biro arsitektur di Bandung, pada tahun 2012. Dibuka tiga tahun kemudian, masjid ini memiliki sederet keunikan. Selain arsitekturnya yang menarik, lokasi masjid ini juga cukup unik. Berada di antara gedung-gedung perkantoran dan rumah-rumah warga, masjid ini hadir memang untuk menjadi rumah ibadah alih-alih sebagai ikon landscape untuk dipamerkan.

Tapi bila Dolaners melihat bangunan ini, Mesjid Jami’e Darussalam sesungguhnya layak menjadi ikon suatu area. Kenapa? Karena keunikan arsitektur masjid yang sangat berbeda dari gaya umum masjid-masjid yang selama ini Dolaners pernah lihat. Anti mainstream, kalau bisa disebut demikian.

Yang jelas dan sangat menonjol, Mesjid Jami’e Darussalam mengadopsi bentuk segitiga, bukannya kubah. Konsep yang tak biasa ini sempat ditolak oleh pihak pengurus masjid saat masih dalam tahap perencanaan pembangunan. Kini, Mesjid Jami’e Darussalam berdiri unik menjadi rumah ibadah yang menyejukkan dengan kapasitas 1.500 jamaah. Sebagian besar jamaah adalah para pekerja yang berkantor di sekitar Mesjid Jami’e Darussalam, serta sejumlah warga yang tinggal di kawasan Kebon Melati. Ruang ibadah berada di lantai paling atas, dengan sebuah mimbar di ujung ruangan. Dinding-dinding di kanan kiri berupa kaki segitiga yang penuh dengan tulisan kaligrafi Arab. Saat siang hari, pencahayaannya baik dengan sinar matahari yang leluasa menerangi ruangan. Saat malam, lampu di dalam ruangan menerangi tanpa membuat silau jamaah yang sedang beribadah.

Masih ada lagi yang unik tentang Mesjid Jami’e Darussalam. Biaya operasional sehari-hari masjid berasal dari wakaf produktif yang dikelola oleh pengurus masjid, selain dari bantuan dana jamaah dan perusahaan-perusahaan di sekitar Mesjid Jami’e Darussalam.


AKTIVITAS

Kuliner
Belum puas dengan daftar keunikan Mesjid Jami’e Darussalam, masih ada lagi yang beda. Apa itu? Sebuah warung kopi di bagian depan masjid. Kalau ingin mengisi perut ke tempat makan dengan pilihan menu yang lebih beragam, Dolaners musti keluar area masjid. Pilihan tempat makan di sekitar kawasan Kebon Melati ini antara lain Beras Merah Resto, Erik Kayser, AMKC Atelier, Bistro Baron, Kitchenette, Kahyangan Shabu Shabu Teppanyaki Restaurant, Bengawan, Socieaty, Le Feng, Le Bistro, J.Co Doughnut, Dill Gourmet Cafe, Pesto Autentico, Binnenhof, Maguroya Taro San, Sumpit Merah, The Playground, Gyu-Kaku, Omah Barbekyu Signature Steak and Grill, Face Jakarta, Kaum Jakarta, The Olive Tree Restaurant, Kazoku Japanese Restaurant, dan masih banyak lagi pilihan tempat makan yang lain.
Akomodasi
Dolaners ingin berkunjung ke Mesjid Jami’e Darussalam? Tidak ada biaya kok.
Kegiatan
Mesjid Jami’e Darussalam menyediakan ruangan yang disewakan untuk acara-acara jamaah. Barangkali dikemudian hari membutuhkan, Dolaners bisa sekalian melihat-lihat ruangan ini. Tapi memang kurang afdol kalau melihat interior Mesjid Jami’e Darussalam tanpa menyempatkan beribadah di sini. Iya kan, Dolaners?
Tips BerwisataAkses Transportasi
Keindahan dan keunikan Mesjid Jami’e Darussalam memang menarik. Wajar saja bila kunjungan Dolaners ke masjid ini berakhir dengan acara foto-foto. Tapi jangan sampai mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah, ya.
Berlokasi kira-kira 300 m saja dari Grand Indonesia, Mesjid Jami’e Darussalam berada di tengah pemukiman yang cukup padat, bukan di tepi jalan raya. Akan lebih mudah bila Dolaners menggunakan kendaraan pribadi atau sewa, bisa juga menggunakan taksi atau angkutan umum online. Mungkin akan sedikit butuh perjuangan untuk sampai di lokasi dengan tepat dan cepat, tapi usaha Dolaners akan terbayar tuntas.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link