Monumen Bambu Runcing Surabaya

1436 views

Apa yang Dolaners ingat tentang perjuangan merebut kemerdekaan melawan penjajah? Khususnya di kota pahlawan, Surabaya. Semangatnya? Para pejuangnya? Senjatanya? Nah, ada yang unik nih, dengan senjata perang kemerdekaan. Karena keterbatasan keadaan, para pejuang kemerdekaan waktu itu hanya menggunakan segala macam alat yang bisa dijumpai sehari-hari, di rumah maupun di kebun. Dan yang paling fenomenal adalah senjata sederhana dari bambu. Tahukah Dolaners bagaimana Surabaya mengenangnya?

Monumen Bambu Runcing Surabaya, Monumen Bambu Runcing, Monumen Bambu Runcing Kota Surabaya, Dolan Dolen, Dolaners

photo via Stanley Andrew

Siapa yang tak tahu tentang bambu runcing. Dolaners pasti sudah pernah mendengar tentang benda ini. Ya, benda ini sangat tenar jasanya saat kita mengalami masa perang kemerdekaan melawan penjajah. Pejuang-pejuang kemerdekaan pada masa itu hanya menggenggam sebilah bambu yang dipotong meruncing pada bagian ujungnya, maju melawan musuh yang bersenjatakan canggih pada jamannya. Demi mengenang semangat perjuangan ini, darah yang tertumpah demi merebut sejengkal tanah yang merdeka, dibangunlah Monumen Bambu Runcing di Kota Surabaya.

Monumen ini kini bermakna lebih pada nilai wisatanya. Berada di tengah kota, Monumen Bambu Runcing ini menjadi jujugan karena mudah sekali dijangkau dari berbagai arah. Dolaners mau ketemu siapa atau menghindari siapa, tinggal perhatikan siapa-siapa yang datang ke monumen ini dan pada saat-saat kapan datangnya. Biasanya anak-anak muda klub motor berkumpul di sekitar monumen ini saat mendekati tengah malam. Tentu suasana menjadi ramai karena mereka akan nongkrong selama beberapa waktu di area monumen. Monumen yang berbentuk potongan-potongan bambu runcing dalam bentuk raksasa ini juga ramai saat akhir pekan. Berbeda pengunjung tentunya, saat weekend menjadi pilihan bagi keluarga-keluarga di Kota Surabaya untuk menghabiskan waktu bersama di sekitar monumen ini. Jenis quality time yang murah meriah, dan semua anggota keluarga tetap hepi.

Berbeda lagi, pengunjung monumen dipagi hari saat akhir pekan biasanya adalah penggemar gowes. Warga di sekitar Monumen Bambu Runcing bisa saja datang hampir tiap pagi untuk jalan-jalan atau jogging. Sebagian besar pengunjung memang datang dimalam hari karena menghindari sinar matahari yang terik. Tapi kalaupun Dolaners kebetulan sampai di lokasi ini saat siang hari, jangan patah arang. Enjoy saja, kapan lagi berpanas-panas ria di Monumen Bambu Runcing Surabaya.

Pada saat-saat tertentu, atau barangkali bila Dolaners cukup beruntung saat mengunjungi monumen ini, akan ada air yang dialirkan keluar dari pucuk irisan bambu. Mungkin dimaksudkan untuk menyerupai air mancur kolam. Saat malam tiba, air mancur yang menghiasi Monumen Bambu Runcing akan tampak warna-warni dengan lampu hias. Pemandangan yang layak untuk dilihat di Jl. Panglima Sudirman, bukan?


AKTIVITAS

Kuliner
Jika Dolaners kelaparan saat nongkrong di sekitar Monumen Bambu Runcing, lanjutkan saja perjalanan ke jalan-jalan sekitarnya. Dolaners bisa menjumpai resto-resto terdekat.
Akomodasi
Monumen Bambu Runcing berada di sepetak tanah yang terbuka untuk umum, diapit oleh ramainya lalu lintas di semua sisi tamannya. Untuk mencapai bangian tengah taman, dekat dengan monumennya, Dolaners tak perlu membayar sepeserpun. Hanya bila membawa kendaraan pribadi, pastikan terparkir dengan aman sebelum ditinggalkan.
Kegiatan
Taman kecil yang mengitari Monumen Bambu Runcing cocok buat Dolaners duduk-duduk nongkrong dan menikmati suasana Surabaya di pagi atau malam hari. Monumen ini juga cocok untuk masuk kedalam frame buat Dolaners yang hobi fotografi atau hobi difoto.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Monumen Bambu Runcing ini berseberangan jalan dengan gardu listrik tua peninggalan jaman Belanda. Jangan lepaskan kesempatan ini, sekalian saja Dolaners menyeberang jalan dan sempatkan melihat-lihat gardu kuno itu. Lumayan buat tambahan koleksi foto jadulmu.
Dolaners bisa sampai di Jl. Panglima Sudirman dengan menggunakan kendaraan pribadi. Kalau naik bus, Dolaners akan memerlukan bus F, W, RT, DKM, atau P1. Monumen Bambu Runcing ini berdekatan dengan Tugu Pahlawan, Surabaya Plaza, Tunjungan Plaza, dan Kebun Binatang Surabaya. Kalau Dolaners sudah bisa menemukan salah satu diantaranya, posisimu pasti sudah dekat dengan monumen.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link