Monumen Nasional (Monas)

3607 views

Tinggi yang menjulang, arsitektural megah, serta ciri khas obor berlapis emas menjadikan Monas sebagai tempat yang dilekatkan dengan Ibukota Jakarta. Diorama dan juga museum didalamnya semakin menambah kental nilai historikal dan menjadikannnya selau menarik untuk dikunjungi.

Monumen Nasional (Monas)

Photo by maselly2000.wordpress.com

Monumen Nasional atau sering disebut sebagi Monas adalah icon Ibukota Jakarta. Tingginya yang menjulang 132 meter menambah kesan megah kota Jakarta. Monumen Nasional dibangun di area dengan luas 80 Ha. Awalnya pembangunan Monas ditujukan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam mengusir hindia belanda dari tanah air. Tak heran, jika Dolaners berjunjung ke Monas, Dolaners akan meilhat diorama pengenang perjuangan dan juga proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dolaners juga dapat menyaksikan kemegahan museum dan juga tempat meditasi begitu memasuki Monumen Nasional (Monas).

Untuk mencapai puncak Monumen Nasional Dolaners dapat menggunakan tangga atau elevator yang disediakan, tapi harus siap-siap antri ya. Sambil antri Dolaners dapat menikamti pemandangan sekitar Monas yang asri, duduk-duduk di taman, melihat ikan di kolam, atau melihat warga sekitar yang berolahraga di lapangan Monas. Sampai di puncak Monumen Nasional (Monas), Dolaners akan dibuat takjub dengan arsitektural Monas. Puncak Monas berbentuk seperti obor yang tebuat dari perunggu seberat 14,5 ton yang dilapisi oleh emas murni 38 kg.

Kabarnya, bagian puncak Monumen Nasional (Monas) yang menyerupai obor ini menyimpan sosok misterius. Eits, Dolaners jangan parno dulu ya, sosok misterius yang dimaksud adalah lukisan wanita tersembunyi dibalik motif obor. Jika dilihat dari arah istana, maka akan nampak sosok wanita yang sedang duduk tersimpu. Memang tak nampak begitu jelas karena keberadaan lukisan wanita ini seolah-olah di design sedemikian rupa sehingga tak akan nampak kasat mata. Lebih aneh lagi, sosok wanita ini akan terlihat kbaur dan menjadi abstrak jika dilihat menggunakan alat pembesar.

Hingga saat ini belum ada yang tahu pasti siapa sosok wanita di obor Monas yang duduk tersimpu tepat memandangi istana negara itu. Hanya saja ada persepsi yang beredar bahwa sosok wanita itu adalah bentuk penghargaan bung karno terhadap wanita atau bisa juga dartikan sebagai sosok ibu pertiwi. Terlepas dari itu semua Monumen Nasional (Monas) tetaplah menjadi bangunan megah dan akan terus menarik untuk dikunjungi. Selamat berkunjung ya, Dolaners.


AKTIFITAS

Kuliner
Untuk masalah makanan, Dolaners tidak perlu khawatir akan kelaparan. Hal ini karena di sekiat Monumen Nasional ini banyak terdapat tempat makan. Mulai dari warung hingga restaurant. Seperti Dapur Babah Elite, Soto Kriuk, Penang Bistro, Caza Suki Restaurant, Bogor Cafe, Kopitiam Oey, Teratai Restaurant, D’Cost VIP, Vegetarian Madness dan masih banyak lagi.
Akomodasi
Biaya Tiket Masuk : Rp. 20.000,- (Dewasa) & Rp. 10.000,- (Anak anak)
Biaya Masuk Pelataran Puncak Monas : Rp. 7.500,- (Dewasa) & Rp. 3.500 (Anak anak)
Biaya Masuk Museum : Rp. 5.000,- (Dewasa) & Rp. 3.000,- (Anak anak)
Kegiatan

Mengunjungi Monumen Nasional di sore hari dengan berjalan – jalan atau bersepeda menyusuri taman yang ada di Monumen Nasional merupakan kegiatan yang bisa Dolaners lakukan, Dolaners juga bisa menghabiskan waktu dengan berfoto – foto sambil melihat pemandangan sekitar. Tidak hanya itu, Dolaners juga bisa melihat keindahan pemandangan Ibu Kota Jakarta dari atas Monumen Nasional dengan menaiki lift untuk mencapai puncaknya. Pengelola Monas juga menyediakan teropong yang bisa Dolaners gunakan untuk melihat panorama Kota Jakarta lebih jauh lagi. Di puncak Monumen Nasional juga terdapat api kemerdekaan yang terbuat dari lembaran emas yang melambangkan semangat bangsa Indonesia yang menyala – nyala.

Selain menikmati panorama Kota Jakarta dari ketinggian, Dolaners juga bisa melihat – lihat relief sejarah Indonesia yang berada di halaman luar Monas. Relief ini memuat sejarah kejayaan Nusantara pada masa lampau yaitu sejarah kejayaan Majapahit dan Singhasari, masa penjajahan Belanda, Jepang, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia hingga masa pembangunan Indonesia di Era Modern. Kemudian Dolaners juga bisa mengunjungi Moseum Sejarah Nasional Indonesia. Museum ini menampung pengunjung kurang lebih 500 orang. museum ini berisikan sejarah Indonesia mulai dari jaman prasejarah sampai masa Orde Baru. Didalam museum Dolaners akan menemukan 51 diorama dengan ruangan yang berlapiskan marmer.

Setelah Dolaners sudah mengunjungi Museum, Dolaners bisa mengunjungi Ruang Kemerdekaan yang ada di Monumen Nasional yang berbentuk amphitheater. Pada ruangan ini terdapat simbol kenegaraan dan kemerdekaan RI, diantaranya adalah Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia asli, lambang negara Indonesia, Bendera Merah Putih, peta kepulauan Republik Indonesia yang berlapiskan emas, serta naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis di dinding.

Tips BerwisataAkses Transportasi
Akses menuju ke Monumen Nasional ini, yakni jika Dolaners berangkat dari kawasan Grogol ambil arah S. Parman – Tomang Raya – Kyai Caringin – Balikpapan – Suryopranoto – Harmoni – Veteran – Medan Merdeka Utara, maka Dolaners akan sampai di Monumen Nasional (Monas).
Untuk dapat sampai ke Monumen Nasional ini, Dolaners bisa menggunakan transportasi pribadi maupun umum, baik roda dua maupun roda empat atau lebih. Bagi Dolaners yang menggunakan transportasi umum, bisa naik bus, angkot, taxi, atau ojek.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link