Pelabuhan Kalimas Surabaya

1495 views

Apa yang menunjukkan kehidupan? Perputaran, pergerakan, dan perubahan tiada henti. Begitu pula yang terasa di Pelabuhan Kalimas Surabaya. Sepanjang Sungai Kalimas hingga muaranya telah menjadi kawasan perdagangan sejak jaman dulu. Hingga kinipun, Dolaners masih bisa melihat betapa ramainya pelabuhan di ujung Sungai Kalimas ini. Begitulah arus kehidupan yang tiada henti mengalir di Kalimas. Jadi kenapa tak turut serta merayakannya?

Pelabuhan Kalimas, Pelabuhan Kalimas Surabaya, Pelabuhan di Surabaya, Kalimas Surabaya, Surabaya, Kota Surabaya, Dolan Dolen, Dolaners

photo via Faizal Johan

Pelabuhan Kalimas ini sebenarnya ada lebih dulu sebelum Pelabuhan Tanjung Perak. Orang-orang Jawa telah menggunakan Sungai Kalimas dan kawasan pelabuhan saat ini sebagai pintu masuk perdagangan sejak jaman kerajaan. Kemudian, Perlabuhan Kalimas dibangun dengan standarnya yang berkiblat pada kanal-kanal di Negeri Belanda saat Belanda masih menduduki Surabaya.

Kini, pelabuhan ini lebih kental suasana Surabaya-nya dengan berlabuhnya kapal-kapal tradisional. Acara bongkar muat barang-barang berlangsung dengan luar biasa riuh di pelabuhan ini, penuh dengan lalu lalang pekerja berkulit sawo matang yang mayoritas adalah buruh angkut. Nyaris sudah tak ada jejak sisa peradaban jaman Belanda lagi di sini.

Bila Dolaners main-main ke Pelabuhan Kalimas, acara bongkar muat barang ini memang yang paling menarik untuk ditengok. Seakan mengalir tiada hentinya barang yang diangkut ke dan diturunkan dari perahu, kapal tongkang, ataupun kapal kayu. Bahkan Dolaners masih bisa menjumpai kapal pinisi tradisional dengan corak khas bugis yang berlabuh di Pelabuhan Kalimas. Kapal-kapal kayu ini biasanya disebut kapal layar motor (KLM), dan Dolaners bisa pula menjumpai kapal motor (KM) yang strukturnya terbuat dari logam besi. Ukuran kapal-kapal ini rata-rata 10m, mengangkut kebutuhan-kebutuhan pokok ke luar Jawa, khususnya ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau kapal-kapal besar di Pulau Sulawesi, Papua, Makassar, dan Kalimantan.

Pelabuhan Kalimas ini memang lebih dikenal sebagai pelabuhan rakyat karena jenis kapalnya yang berlabuh. Selain itu, Pelabuhan Kalimas ini diisi oleh orang-orang Kalimas saja. Maksudnya, kru kapal di pelabuhan ini hanya bekerja untuk kapal-kapal Kalimas. Demikian pula dengan angkutan daratnya, khususnya truk bagong, dan tenaga kerja bongkar muatnya. Hal seperti ini nyaris tak bisa dijumpai di pelabuhan-pelabuhan lain. Dan kabarnya, pelabuhan ini akan segera direvitalisasi oleh PT Pelindo. Kita tunggu sama-sama saja ya, Dolaners.


AKTIVITAS

Kuliner
Dalam kawasan pelabuhan sendiri, Dolaners bisa kesulitan menemukan kedai atau warung makanan yang bisa dipakai untuk nongkrong dan bersantai. Ya, karena tempat ini memang kawasan kerja, tak heran bila suasana yang terasa bukan suasana santai. Alternatifnya, Dolaners bisa keluar kawasan pelabuhan dulu untuk mendapatkan rumah makan yang lebih lapang dan tenang.
Akomodasi
Bila Dolaners datang ke pelabuhan ini hanya untuk main, jalan-jalan, dan melihat-lihat saja, tidak ada biaya masuk yang dikenakan.
Kegiatan
Banyak banget yang Dolaners bisa kerjakan di Pelabuhan Kalimas ini. Sekedar melihat-lihat boleh saja, tapi sayang bila tak sempat mengabadikan setiap detail pelabuhan melalui lensa kamera. Dolaners bisa berburu jejak peninggalan Belanda di Pelabuhan Kalimas, atau sekedar memotret nuansa kehidupan orang-orang di tempat ini.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Saat ini, Pelabuhan Kalimas tidak hanya berfungsi sebagai pelabuhan dan arena bongkar muat. Seiring meningkatnya pembangunan wisata di Kota Surabaya, Pelabuhan Kalimas telah dipoles elok menjadi kawasan wisata sejarah dan wisata Sungai Kalimas. Wisata Sungai Kalimas ini cakupannya cukup loas loh, Dolaners. Titik awalnya dari Sungai Kalimas di tengah kota, terus sepanjang sungai sampai mencapai pelabuhannya.
Pelabuhan Kalimas berada di sisi timur Sungai Kalimas. Bila menuju pelabuhan ini dengan menggunakan kendaraan pribadi, Dolaners melintas saja di jalan tol dan keluar di Perak. Pelabuhan berada di antara Jl. Mirah dan Jl. Prapatan Kupang. Ikuti saja papan petunjuk arah, Dolaners akan sampai di Pelabuhan Kalimas dengan mudah. Kalau menggunakan bus kota, Dolaners bisa menumpang bus jurusan Tanjung Perak yang berangkat dari Terminal Bungurasih.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link