Situ Patenggang

999 views

Permukaan air danau yang begitu tenang dengan hiasan pohon pinus yang tinggi menjulang mengelilingi danau menjadikan suasana terasa khas yang begitu menakjubkan, yang hanya dimiliki Situ Patenggang. Suasana hening dan tenang yang masih alami akan memberikan ketenangan serta kenyamanan bagi dolaners yang berada di tempat wisata tersebut. Tak hanya itu, dolaners dapat mengabadikan momen mengesankan di tempat wisata ini dalam jepretan kamera.

Situ Patenggang

Photo by mahdi-news.com

Situ Patenggang merupakan salah satu tempat wisata di Bandung yang memiliki pesona yang sangat eksotis. Lokasi wisata ini berupa danau yang berada di kawasan Ciwidey, Bandung. Situ ini juga sering disebut dengan Situ Patenggang Ciwidey. Dari kota Bandung lokasi wisata ini berjarak 47 km.

Situ Patenggang merupakan tempat wisata Bandung yang sangat banyak dikunjungi para wisatawan karena keelokan alamnya yang berada pada ketinggian1600 meter. Dengan luas danau mencapai 45.000 hektar. Dulu sebelum dibuka sebagai tempat wisata alam, Situ Patenggang merupakan kawasan cagar alam. Bila Dolaners berada di Situ Patenggang Ciwidey akan disuguhi pemandangan di depan danau berupa hamparan luas nan hijau kebun teh Rancabali yang begitu memukau. Suasana hening di berselimut sejuknya udara di sekitar lokasi wisata tersebut, ditambah semilir angin pegunungan akan membuat suasananya kian menghipnotis wisatawan yang berkunjung. Seakan tak ingin beranjak dari lokasi tersebut.

Kegiatan lain yang dapat Dolaners lakukan di tempat Situ Patenggang ini adalah menyeberang danau menuju Pulau Sasaka atau lebih dikenal dengan Pulau Asmara. Dolaners dapat ke sana dengan menggunakan perahu dayung ataupun sepeda air. Di dekat Pulau Asmara terdapat batu cinta yang memiliki mitos jika Dolaners mengunjungi batu cinta dan berkeliling Pulau Asmara maka akan mendapatkan cinta sejati. Hal inilah yang juga kerap dilakukan wisatawan yang datang ke Situ Patenggang Bandung.

Mitos ini berawal dari kisah Dewi Rengganis dan Ki Santang yang terpisah dalam waktu yang sangat lama dan kemudian bertemu kembali setelah sekian lam saling mencari, bertemulah mereka pada sebuah tempat yang kini dikenal dengan sebutan Batu Cinta. Setelah pertemuan itu, Dewi Rengganis meminta Ki Santang membuatkan danau beserta perahunya. Danau itulah yang sekarang dinamakan Situ Patenggang Bandung dan perahu itu konon ceritanya berubah menjadi Pulau Asmara yang bentuknya sperti hati. Untuk membuktikan mitos itu, Dolaners perlu berkunjung langsung dan menikmati keindahan alam wisata Situ Patenggang.


AKTIFITAS

Kuliner
Bagi Dolaners yang ingin berlibur ke Taman Wisata Alam Situ Patenggang tidak perlu khawatir dan repot membawa bekal dari rumah karena di dalam area ini sudah tersedia beragam warung makan yang menyediakan beragam pilihan kuliner, dari mulai yang hanya sekedar jajanan cemilan ringan, makanan berat hingga beragam pilihan minumanpun tersedia disini. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Untuk Dolaners yang ingin membawa buah tangan saat kembali dari berlibur, Dolaners bisa membeli teh asli yang ditanam dan dipanen sendiri di perkebunan Situ Patenggang ini. Jika kuliner di dalama kawasan Wisata Situ Patenggang belum memuaskan hasrat, Dolaners masih bisa menemukan kuliner lain yang bertebaran di sekitar kawasan rekreasi ini, antara lain Cafe De Forest, Rumah Makan Sangu Liwet Bu Ika, Saung Gawir, Sindang Reret Ciwidey, dan masih banyak yang lainnya sehingga Dolaners bebas memilih rumah makan dengan masakan yang sesuai dengan selera.
Akomodasi
Biaya Tiket Masuk Wisatawan Lokal : Rp. 18.000,- (Weekday) dan Rp. 20.500,- (Weekend)
Biaya Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara : Rp. 135.000,- (Weekday) dan Rp. 185.000,- (Weekend)
Biaya Parkir Kendaraan Roda 2 : Rp. 3.500,-
Biaya Parkir Kendaraan Roda 4 : Rp. 11.500,-
Biaya Parkir Bus : Rp. 22.000,-
Biaya Sewa Perahu : Rp. 150.000,- per perahu
Biaya Sewa Perahu Angsa : Rp. 40.000,- per perahu
Biaya Sewa Tikar : Rp. 10.000,-
Kegiatan

Ada banyak kegiatan menarik yang dapat Dolaners lakukan di Situ Patenggang. Mulai dari bersepeda air, mengelilingi danau dengan perahu angsa, memancing, mengunjungi Batu Cinta, mengelilingi Pulau Asmara, berjalan keliling kebun teh, atau sekedar berpiknik di pinggiran danau. Inilah sebab mengapa objek wisata Ciwidey yang satu ini disukai sebagai salah satu destinasi wisata keluarga favorit di Bandung. Salah satu tempat romantis di Ciwidey Bandung ini juga merupakan destinasi liburan yang menarik bagi Dolaners yang sedang dalam perjalanan bersama pasangan tercinta. Cara paling populer yang dilakukan sepasang kekasih adalah mengunjungi Batu Cinta dan mengelilingi pulau Asmara. Meski hanya berangkat dari sebuah mitos lokal, namun hal ini adalah sebuah kegiatan yang menarik untuk melalui waktu bersama pasangan di Situ Patenggang. Untuk dapat mengelilingi pulau Asmara, Anda harus menyewa perahu. Pulau ini terletak di bangian tengah danau dan terlihat rindang dengan ditumbuhi banyak pepohonan. Sementara itu, Batu Cinta terdapat di sisi seberang danau yang konon diyakini menjadi lokasi pertemuan Dewi Rengganis dan Ki Santang.

Ada banyak perahu yang disediakan untuk pengunjung setiap harinya. Kondisi perahu cukup terawat dan aman digunakan saat mengelilingi Situ Patenggang Ciwidey. Jika Dolaners ingin sarana air lainnya,ada juga perahu boat, perahu dayung, dan sepeda air. Masing-masing kendaraan air ini ditawarkan dengan harga sewa yang tentu saja dapat Dolaners negosiasikan dengan pihak penyedia. Banyak keluarga atau rombongan yang menghabiskan waktu rekreasinya di kawasan wisata Situ Patenggang ini dengan cara berpiknik di tepian danau. Dolaners dapat menggunakan fasilitas gazebo atau sejumlah tempat duduk dari semen yang tersedia di sana. Menyewa tikar juga adalah cara yang paling sering dilakukan wisatawan untuk bersantai bersama dengan kerabatnya. Harga sewa tikar ini dapat ditebus dengan biaya sebesar Rp. 10.00,-. Jika Dolaners ingin mandi air panas, Anda dapat pergi ke kolam air panas Ciwidey yang tak jauh lokasinya dari Situ Patenggang ini. Salah satu pemandian air panas yang populer adalah Walini Ciwidey.

Tips BerwisataAkses Transportasi
Untuk mengunjungi objek wisata Situ Patenggang, Dolaners dapat menggunakan kendaraan roda empat dari kotabandung dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Perjalanan tersebut melalui tol Kopo atau yang sering di sebut sebagai buah batu dan kemudian dilanjutkan menuju ke arah selatan ke desa Ciwidey. Dolaners pun tidak akan kesulitan untuk mengunjungi Situ Patenggang, dikarenakan objek wisata ini berdekatan dengan wisata Kawah Putih Bandung. Selama melakukan perjalanan ke wisata Situ Patenggang, Dolaners akan di sajikan dengan panorama pemandagan hijau pepohonan dan persawahan yang masih sangat alami sekali. Semakin Dolaners mendekati pusat wisata, Dolaners akan melihat hamparan perkebunan teh yang tersusun dengan indahnya. Walaupun demikian, Dolaners harus berhati – hati dalam melakukan perjalanan, dikarenakan jalannya yang berkelok – kelok dan licin serta membutuhkan konsentrasi tinggi untuk mengendarai kendaraan Dolaners.

Ketika Dolaners telah tiba di objek wisata Situ Patenggang, Dolaners akan di sambut dengan pemandangan perairan yang luas nan jernih. Udara di sekitar danau cukup menyegarkan dan pada beberapa tempat Dolaners dapat melihat beragam perahu – perahu berwarna – warni di pinggiran danau. Dolaners dapat menaiki perahu tersebut namun dengan membayar beberapa ratus rupiah untuk berkeliling menikmati keindahan Situ Patenggang dari jarak dekat. Dolaners pun dapat berkunjung ke sebuah pulau yang terdapat di tengah – tengah danau, dan melakukan berbagai macam aktivitas disana mulai dari berfoto, merekam suasana sekitar dan memanci di tempat – tempat yang telah di tentukan. Namun tempat terfavorit yang terdapat di Situ Patenggang adalah untuk melihat sebuah batu besar yang sering di sebut sebagai Batu Cinta dari legenda antara Ki Santang dengan Dewi Regganis, di mana mereka berdua bertemu kembali setelah berpisah di tempa tersebut yang sempat menjalani kehidupan yang sulit.

Untuk dapat mencapai danau paling terkenal di Bandung ini Dolaners dapat menggunakan kendaraan pribadi dengan rute perjalanan dari Jakarta menggunakan tol ke Bandung kemudian keluar dari pintu Tol Kopo dan mengarah ke Soreang – Ciwidey – Situ Patenggang. Bila Dolaners ingin menggunakan kendaraan umum maka Dolaners dapat naik kendaraan umum dari Terminal Leuwi Panjang Bandung yang menuju ke Terminal Ciwidey. Setelah sampai di Terminal Ciwidey, Dolaners dapat menggunakan angkot yang mengarah ke Situ Patenggang.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link