Situs Warungboto Yogyakarta

2640 views

Mengunjungi situs bersejarah itu membosankan? Gak ada yang menarik? Booorrriiing? Eitts, tunggu dulu. Ada sauradanya Taman Sari Yogyakarta lho, Dolaners. Bukan kembaran sih, tapi mirip banget, dan lokasinya di Warungboto. Masih terbilang sepi dibanding Taman Sari, jadi sebosen-bosennya dolan di Situs Warungboto, Dolaners masih bisa selfie dengan tenang. Mau tahu apa bedanya, atau miripnya, sama Taman Sari? Yuk lihat situs bersejarah ini!

Situs Warungboto, Situs Warungboto Yogyakarta, Yogyakarta, Dolan Dolen, Dolaners

photo by imfaridhasan

Bila Dolaners memiliki minat khusus pada peninggalan bangunan bersejarah, Situs Warungboto sepertinya kudu masuk to-go-list, deh. Pasalnya, bangunan ini sudah resmi masuk kategori bangunan cagar budaya di Yogyakarta sejak tahun 2010. Namun bagi kebanyakan orang, destinasi wisata cagar budaya ini menjadi menarik setelah putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, menyelenggarakan prewednya di Situs Warungboto.

Eksotisme bangunan bersejarah ini memang istimewa. Keseluruhan arsitektur bangunan Situs Warungboto mirip sekali dengan Taman Sari, termasuk dinding-dindingnya yang kokoh tebal dan lorong-lorongnya yang beratap lengkung. Bahkan, menyusuri lorong-lorong Situs Warungboto memberi sensasi yang tak jauh beda dari lorong-lorong di Taman Sari. Kesamaan lain yang dimiliki Situs Warungboto adalah kolamnya. Tak seluas kolam di Taman Sari, tapi dua kolam di Situs Warungboto memiliki keunikannya tersendiri. Satu kolam bundar dengan sumber air di tengahnya, terhubung dengan satu kolam persegi yang lebih luas.

Situs Warungboto dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono I kemudian dilanjutkan pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono II, tepatnya sekitar tahun 1785. Dengan adanya sumber air atau umbul di lokasi ini, tujuan dibangunnya Situs Warungboto adalah sebagai tempat pemandian, yang juga menjadi pesanggrahan pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono II. Sebagai pesanggrahan keluarga kerajaan, Situs Warungboto dilengkapi dengan tak hanya kolam pemandian, tapi juga taman, kebun, dan mushola. Pada masa kesultanan ini, bangunan ini aslinya bernama Pesanggrahan Rejowinangun. Mungkin lebih susah diingat untuk generasi milenial ya, Dolaners? Maka nama Situs Warungboto, sesuai lokasinya yang berada di wilayah Warungboto, lebih dipopulerkan semenjak bangunan ini dipugar di beberapa bagian dan kemudian diresmikan sebagai cagar budaya.

Hingga saat ini, proses pemugaran masih terus berjalan. Bangunan yang sudah terbuka untuk wisatawan saat ini masih merupakan bagian utamanya saja. Tak hanya terbengkalai selama ribuan tahun, Situs Warungboto juga sempat rusak parah pada saat Yogyakarta mengalami gempa tektonik pada tahun 2006. Pemugaran bangunan saat ini berpatokan pada dokumentasi Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Yogyakarta tahun 1982 dan studi teknis pada tahun 2007.


AKTIVITAS

Kuliner
Bangunan cagar budaya ini bebas makanan dan minuman ya, Dolaners. Kalau lapar atau haus, Dolaners bisa kulineran di sepanjang Jalan Veteran.
Akomodasi
Tiket Parkir: Rp 3.000,-
Kegiatan
Pingin mengikuti jejak Kahiyang Ayu dengan bikin prewed di Situs Warungboto, Dolaners? Boleh. Sembari menunggu pasangan, sementara ini selfie saja dulu, lah. Teras dan undak-undaknya yang bertingkat nampak elegan dan klasik, sampai Dolaners bisa lupa pentingnya pasangan untuk wefie di sini. Selfie sendiripun, tak jadi soal. Dan bila Dolaners punya minat khusus pada bangunan bersejarah, setiap sudut Situs Warungboto pasti bakal jadi obyek menarik. Apapun kegiatan Dolaners di sini, pastikan kamera tak ketinggalan di rumah, ya! Satu lagi yang perlu dicatat, setiap pengunjung diharap untuk tidak memanjat dinding dan mengotori area bersejarah ini, termasuk mencoret-coret dinding.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Situs Warungboto berlokasi di tengah kota, tepatnya berada tepi Jalan Veteran. Bila Dolaners melihat peta, lokasi bangunan bersejarah ini berada di sisi barat Sungai Gajahwong. Waktu paling pas untuk berkunjung ke Situs Warungboto adalah pagi atau sore hari. Kecuali Dolaners mau berpanas terik saat tengah hari, ya monggo-monggo saja.
Dari arah XT Square, Dolaners tinggal mengikuti liku Jalan Veteran saja. Setelah melewati Warung Spesial Sambal cabang Veteran di kiri jalan, Dolaners akan melihat gapura Situs Warungboto di kanan jalan. Lokasinya berseberangan dengan Jalan Warungboto II, atau orang Jawa bilang posisi ini dengan istilah tusuk sate.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link