Stasiun Gubeng Surabaya

2377 views

Jalan-jalan ke Surabaya dengan kereta api. Wow, apa lagi yang lebih seru dari ini? Moda transportasi yang satu ini telah mengalami peningkatan pelayanan dan fasilitas, jadi layak banget dicoba loh, Dolaners. Dan bila berkesempatan untuk turun atau naik kereta api di Stasiun Gubeng, Dolaners akan melihat, dan turut pula merasakan, suasana yang khas di stasiun Surabaya ini. Penasaran apa yang beda di stasiun ini? Mari ulik lebih jauh bersama-sama.

Stasiun Gubeng, Stasiun di Surabaya, Surabaya, Kota Surabaya, Dolan Dolen, Dolaners

Stasiun Gubeng via Dinda Nata Melia

Dolaners pernah naik kereta api melewati Stasiun Gubeng Surabaya? Atau barangkali malah sempat berangkat dari atau turun di stasiun ini? Mungkin Dolaners juga sudah tahu kalau ruang tunggu penumpang Stasiun Gubeng sempat dipisah tergantung kelas keretanya. Penumpang kereta api ekonomi lokal dan jarak jauh sempat ditempatkan di Stasiun Gubeng lama saja, sementara penumpang kereta api bisnis dan ekonomi di Stasiun Gubeng baru. Sekarang peraturan ini tak berlaku lagi, dan semua penumpang bisa mengakses kedua stasiun Gubeng ini dengan leluasa.

Stasiun kereta api terbesar di Daerah Operasi VIII Surabaya ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti tempat duduk di dalam maupun di luar peron, troli, toilet, mushala, galeri ATM, dan kipas angin. Memang masih terhitung standar, tak ada yang istimewa-istimewa amat, bahkan AC-pun masih direncanakan untuk dipasang. Tapi suasana Stasiun Gubeng sekarang terasa jauh lebih aman dan tertib. Personel keamanan terlihat berseliweran, bisa dijumpai di mana-mana. Area merokok disediakan terpisah, fasilitas difabel, boarding pass, dan layanan pelanggan juga tersedia. Tentunya, peningkatan fasilitas ini patut dihargai. Kalau Dolaners sudah menggunakan kereta api sejak dulu, pasti bisa merasakan meningkatnya rasa aman dan nyaman berada di stasiun kereta saat ini.

Selain fasilitas, Stasiun Gubeng punya keunikan pada bagunannya. Dolaners mau tahu apa? Sebenarnya, Stasiun Gubeng lama adalah bangunan peninggalan Belanda. Bangunan tua ini tidak tampak sungguh-sungguh tua dan rapuh, malahan masih tampak kokoh. Secara umum, Stasiun Gubeng lama terasa lebih dingin karena bangunannya lebih tinggi dibandingkan struktur Stasiun Gubeng baru. Barangkali faktor usia juga turut mempengaruhi tingkat kelembaban, sehingga Stasiun Gubeng lama terasa lebih adem. Yang jelas, saat berada di kedua area stasiun ini, Dolaners pasti bisa membedakan mana gedung lama dan mana gedung yang masih baru.


AKTIVITAS

Kuliner
Akomodasi
Kegiatan
Tips BerwisataAkses Transportasi
Seperti halnya berada di tempat-tempat umum yang lain, Dolaners wajib berhati-hati dengan barang berharga dan barang bawaan. Bisa jadi Dolaners cuma teledor, tapi keteledoran sesepele apapun bisa berakibat fatal.
Untuk menuju Stasiun Gubeng, Dolaners bisa menggunakan kendaraan pribadi. Stasiun ini menyediakan lahan parkir untuk semua jenis kendaraan, jadi jangan kuatir kehabisan spot parkir. Kalau Dolaners perlu naik kereta, sebaiknya kurangi kemungkinan meninggalkan kendaraan di tempat parkir dengan menuju stasiun menggunakan taksi online atau angkutan umum.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link