Stasiun Lempuyangan

1615 views

Saat ini, mencari bangunan bersejarah yang dibangun pada abad ke-19 di Yogyakarta rasanya lebih sulit dibanding mencari seporsi gudeg. Sudah banyak banyak bangunan-bangunan baru yang bermunculan, dan bangunan lama sekalipun sudah mengalami renovasi yang kadangkala juga mengubah gaya asli bangunan. Tapi masih ada bangunan peninggalan Belanda di Yogyakarta, Dolaners. Salah satunya, Stasiun Lempuyangan.

Stasiun Lempuyangan, Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, Yogyakarta,, Dolan Dolen, Dolaners

photo by mkmnmkhlshn

Tak cuma Stasiun Tugu atau Stasiun Yogyakarta, Dolaners juga perlu menengok Stasiun Lempuyangan saat ada di Yogyakarta. Masih sama-sama berada dalam wilayah Kota Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan berada di bagian timur kota. Meskipun tak sebesar Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan punya 11 jalur, dengan 2 jalur untuk sepur lurus, yaitu jalur 3 dan 4. Cukup besar juga kan, untuk dua stasiun yang berdekatan dalam satu kota?

Sebenarnya Stasiun Lempuyangan ini berusia lebih tua dibanding Stasiun Yogyakarta. Dibangun pada akhir tahun 1800-an di atas lahan milik Keraton Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan merupakan yang pertama ada dan tertua di Yogyakarta. Sebagai stasiun barang, Stasiun Lempuyangan pada awalnya dibangun untuk membantu pengangkutan gula di wilayah Yogyakarta yang dikelola oleh Belanda, berposisi di titik akhir jalur kereta api rute Semarang–Solo–Yogyakarta. Jalur ini terkenal dengan nama Belandanya Semarang-Vorstenlanden, yang berarti wilayah-wilayah kerajaan. Memang, rute kereta api yang dibangun Belanda ini menghubungkan wilayah empat kerajaan di Jawa, yaitu Kasunanan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Kadipaten Mangkunegaran, dan Kadipaten Pakualaman yang merupakan pecahan dari Mataram Islam.

Kini, Stasiun Lempuyangan menjadi salah satu stasiun penumpang yang tak kalah sibuknya dengan Stasiun Yogyakarta. Uniknya, sejak dulu Stasiun Lempuyangan telah memisahkan keberangkatan kereta api ekonomi, bahkan sejak sebelum adanya kebijakan pemisahan kereta api ekonomi di stasiun yang berbeda dalam satu kota. Kereta api komuter atau kereta api lokal juga berhenti di Stasiun Lempuyangan. Tapi jangan sepelekan fasilitasnya, Dolaners. Ada papan penunjuk arah menuju jalur atau ruang tertentu lengkap dengan jarak tempuh, serta layar informasi keberangkatan dan kedatangan. Realtime! Sudah seperti bandara saja, kan?

Perawatan yang rutin membuat bangunan peninggalan jaman Belanda ini masih tampak kokoh. Meskipun demikian, usia jugalah yang mengharuskan renovasi dilakukan di sana sini. Renovasi Stasiun Lempuyangan terakhir dikerjakan pada tahun 2009, berupa penambahan bangunan baru di sisi timur bangunan lama.


AKTIVITAS

Kuliner
Sama seperti stasiun-stasiun di kota-kota lain pada umumnya, Dolaners akan mendapati banyak warung dan kedai makanan di sekitar Stasiun Lempuyangan. Lumayan buat mengganjal perut atau sekedar mengikis dahaga. Kalau mau nongkrong sebentar, ada Angkringan Kopi Joss di sebelah timur bangunan stasiun.
Akomodasi
Bila Dolaners sekedar berwisata menikmati keindahan bangunan Belanda ini, tentunya tak dikenakan biaya. Tapi sepertinya akan lebih sesuai bila mendapat ijin dari petugas sebelum menjelajah Stasiun Lempuyangan. Bila Dolaners datang ke Stasiun Lempuyangan sebagai penumpang, tentunya akan diperlukan biaya sesuai dengan regulasi terbaru.
Kegiatan
Bila Dolaners berminat pada perjalanan kereta api yang menarik, cobalah menempuh jalur 5 Stasiun Lempuyangan. Ke arah utara, tepatnya menuju Balai Yasa Yogyakarta atau Pengok, jalur kereta api ini membelah gang-gang dan perumahan penduduk. Pemandangan yang menarik juga, bukan? Dan sesampainya di Balai Yasa, Dolaners bisa menyaksikan bengkel kereta api terbesar di Pulau Jawa ini, kesibukan di dalamnya, bahkan sekedar melihat seperti apa bengkelnya.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Jarak Stasiun Lempuyangan dari Stasiun Yogyakarta cuma sekitar 1 kilometer. Stasiun Lempuyangan berada di sebelah timur Stasiun Yogyakarta, atau yang lebih sering dikenal sebagai Stasiun Tugu. Patokan arahnya mudah kan, Dolaners?
Bila tak diburu waktu, Dolaners bisa jalan kaki ke Stasiun Lempuyangan dari arah Stasiun Yogyakarta atau Malioboro. Santai saja, sambil melihat-lihat suasana Yogyakarta. Tak terasa, tau-tau Dolaners sudah tiba di Stasiun Lempuyangan. Kalau tak mau capek jalan, Dolaners bisa naik becak atau andong. Pintar-pintar menawar harganya saja, Dolaners.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link