Taman Nasional Kutai

939 views

Taman Nasional Kutai adalah harta karun yang telah diakui sejak zaman kolonialisme. Kekayaan alam melimpah dan tersimpan di hutan hujan tropis ini. Tak hanya bagi ribuan satwa yang bertempat tinggal didalamnya, taman nasional ini juga turut menopang keberlangsungan hidup bumi dan manusia. Meskipun luas wilayah hutan tropis basah ini terus menyusut, Dolaners masih bisa menikmati senyap dan tenangnya suasana hutan ini dengan berwana wisata.

Taman Nasional Kutai, Taman Nasional Kutai Bontang, Kota Bontang, Dolan Dolen, Dolaners

photo via edelweiss_blogger

Taman Nasional Kutai berada dalam tiga wilayah, yaitu wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang. Kawasan hutan hujan tropis ini berupa dataran rendah yang kaya akan beragam flora dan fauna. Hutan basah ini kaya akan pepohonan berjenis kayu meranti. Ada 10 ribu jenis flora, baru seribu lebih jenis yang telah teridentifikasi, termasuk didalamnya tumbuhan hias dan tanaman obat. Kaya juga akan faunanya, hutan ini memiliki 80 jenis mamalia, 20 lebih adalah mamalia yang dilindungi, serta 300 lebih jenis burung yang sebagian besar adalah burung Borneo. Taman Nasional Kutai juga menjadi rumah bagi 13 primata Borneo, termasuk orangutan Morio yang tinggal dua ribu individu. Tentu Dolaners sudah familiar dengan primata orang utan, bukan?

Apa Dolaners juga tahu bila Taman Nasional Kutai telah menjadi wilayah konservasi atau hutan persediaan sejak zaman Pemerintah Belanda? Pemerintah Kerajaan Kutai juga menetapkan wilayah ini sebagai Suaka Margasatwa Kutai yang berlanjut hingga kemasa Pemerintahan NKRI. Pada awal tahun 1900-an, luas wilayah konservasi ini berkurang untuk perkembangan PT Pupuk Kaltim dan Kota Bontang.

Kekayaan hutan Taman Nasional Kutai cukup menggoda hingga banyak terjadi kasus pencurian kayu, apalagi kayu ulin. Hutan ulin di Taman Nasional Kutai memang masih dijaga, tapi membutuhkan kerja keras petugas melawan pencuri kayu yang lihai. Apalagi harga kayu ulin cukup mahal, per kubiknya bisa terjual hingga Rp 7 juta. Masalah yang mengancam Taman Nasional Kutai tak hanya illegal logging, tapi juga pembakaran hutan untuk perluasan pemukiman atau perkebunan. Perambahan kawasan hutan ini paling umum terjadi sepanjang jalan poros Bontang – Sangatta. Area yang semestinya masih berupa hutan di tepi jalan ini telah dirombak menjadi pemukiman penduduk. Keadaan ini diperparah oleh peraturan daerah yang menyatakan pembentukan Kecamatan Teluk Pandan dan Kecamatan Sangatta Selatan, yang sejatinya berada dalam kawasan Taman Nasional Kutai. Dengan adanya berbagai masalah yang timbul, luas hutan primer Taman Nasional Kutai kini tinggal 25 persen saja, sementara hutan sekunder sudah terancam tergusur oleh pemukiman.

Sangat disayangkan bila kian hari luas Taman Nasional Kutai kian menyusut. Padahal hutan hujan tropis ini menghasilkan oksigen, menyimpan air tanah, meredam suara, menurunkan suhu bumi, dan yang pasti, menjadi rumah bagi begitu banyak satwa. Bayangkan kalau Dolaners sendiri tergusur, mau tinggal dan mencari makan di mana? Sedangkan satwa-satwa di hutan ini hidupnya bergantung penuh pada habitatnya, di Taman Nasional Kutai.


AKTIVITAS

Kuliner
Sebelum berangkat ke Taman Nasional Kutai, Dolaners wajib mempersiapkan bekal makanan dan minuman pribadi, serta jangan lupa lotion anti nyamuk.
Akomodasi
Harga Tiket Masuk Taman Nasional Kutai: Rp 5.000,-
Kegiatan
Kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan Taman Nasional Kutai antara lain melihat orangutan, bekantan, kancil, rusa sambar, burung, beruang madu, hutan bakau, dan lain-lain. Dolaners bisa juga mengikuti Festival Erau pada bulan September di Tenggarong.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Taman Nasional Kutai terletak di pinggir Teluk Kaba. Selain jalan-jalan ke Teluk Kaba, Dolaners bisa menjelajah ke Muara Sangkimah, Teluk Lombok, Muara Sungai Sangatta, atau ke Goa Lobang Angin. Bisa juga ke Prevab Mentoko kalau Dolaners serius pingin meneliti sesuatu di sini. Sebaiknya jadwalkan ke Taman Nasional Kutai antara bulan April hingga September. Dan, lebih baik Dolaners masuk hutan bersama ranger atau guide.
Berangkat dari Bontang, Dolaners bisa sampai di kawasan Taman Nasional Kutai melalui jalan raya Botang-Sangatta. Bila menuju Sangkimah, Dolaners bisa sambung perjalanan dengan ojek atau angkutan umum. Bisa juga Dolaners menggunakan ketinting untuk masuk ke hutan Taman Nasional Kutai.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link