Taman Wisata Gunung Semeru

4064 views

Salah satu spot menarik dari wisata gunung Semeru adalah perjalanan ke puncaknya dengan melewati Ranu Kumbolo dan juga Oro-oro Ombo. Ranu Kumbolo adalah sebuah tempat yang cocok untuk beristirahat dan menikmati sunrise di sela bukit.

Taman Wisata Gunung Semeru

Photo by youtube.com

Gunung Semeru, sebuah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Lambang kekokohan alam dengan panorama luar biasa. Sempat menjadi objek di sebuah film, yang digadang-gadang menjadi pelopor wisata hiking, atau mendaki gunung. Wisata Semeru salah satu andalan wisata alam terbaik di Jawa Timur.

Gunung Semeru adalah gunung api aktif yang berada di kabupaten Lumajang dan kabupaten Malang Jawa Timur. Memiliki puncak bernama Mahameru. Tinggi wisata gunung Semeru 3676 mdpl. Wisata gunung Semeru merupakan destinasi bagi Dolaners yang hobi melakukan wisata ekstrim. Diperlukan mental baja untuk bisa pergi ke wisata Gunung Semeru.

Taman Wisata  Gunung Semeru sangatlah cocok bagi anda yang suka tantangan. Alam yang ada di sana tak bisa ditolak keindahannya. Ada banyak flora fauna yang sangat menarik. Alam Indoesia memang sangatlah luar biasa. Wisata gunung Semeru masuk ke dalam jajaran destinasi yang cukup ramai di kalangan pecinta alam baik lokal maupun mancanegara. Banyak orang berkunjung kesana untuk menikmati terjalnya perjalanan ke Mahameru. Ada baiknya juga memerhatikan berbagai aturan demi keselamatan pengunjung. Banyak kasus terjadi akibat lalainya pengunjung terhadap aturan.Tak hanya wisata Gunung Semeru yang menjadi andalan, di kawasan tersebut terdapat beberapa gunung lain yang pesonanya tak kalah menarik. Wisata gunung Semeru yang lainnya adalah Gunung Bromo, Gunung Kursi, Segara Wedi, dan lainnya. Tentu sangat layak dikunjungi Dolaners yang hobi beradu dengan terik matahari, perjalanan menanjak, dan juga serunya jalan kaki menyusuri tempat yang luas.

Wisata Gunung Semeru yang sudah sangat terkenal adalah danau Ranu Kumbolo. Danau yang sangat indah dan dikelilingi bukit, menjadikan tempat ini sangat cocok ngecamp. Apalagi saat matahari bersinar di pagi hari, sinar matahari terlihat di balik bukit. Tak heran kawasan wisata Gunung Semeru di Ranu Kumbolo cenderung lebih ramai oleh wisatawan yang berkemah di sana. Bagi yang belum siap wisata Gunung Semeru ke puncak Mahameru, lebih baik berkemah ke Ranu Kumbolo adalah pilihan yang cukup menarik. Tentu, persiapan seperti tenda, dan juga sleeping bag dan logistic makanan harus siap dibawa.


AKTIFITAS

Kuliner
Bagi Dolaners yang ingin berlibur ke wisata alam Gunung Semeru tidak perlu khawatir dan repot membawa bekal dari rumah karena di kawasan wisata ini terdapat banyak pedagang yang menjual beragam panganan. Mulai dari yang hanya sekedar jajanan cemilan ringan, makanan berat hingga beragam pilihan minumanpun tersedia disini. Soal harga, Dolaners tidak perlu khawatir karena harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau.
Akomodasi
Biaya Tiket Masuk Wisatawan Domestik : Rp. 27.500,- (weekday) dan Rp. 32.500,- (weekend)
Biaya Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara : Rp. 217.500,- (weekday) dan Rp. 317.500,- (weekend)
Biaya parkir roda 2 : Rp. 5.000,-
Biaya parkir roda 4 : Rp. 10.000,-
Biaya Naik Hartop : Rp. 50.000,- per mobil
Kegiatan

Selain hanya menaiki gunung hingga sampai pada puncak kawah, banyak hal yang bisa Dolaners lakukan di Taman Nasional Gunung Bromo ini. Terdapat beberapa spot favorit yang biasa Dolaners nikamti yang sekaligus merupakan jalur pendakian menuju ke puncak Mahameru, spot spot tersebut yakni:

Ranu Kumbolo

Ranu Kumbolo terletak pada ketinggian 2390 m dpl antara Ranu Pane dan Gunung Semeru. Secara historis geologis, Ranu Kumbolo terbentuk dari massive kawah Gunung Jambangan yang telah memadat sehingga air yang tertampung secara otomatis tidak mengalir ke bawah secara gravitasi. Ranu Kumbolo hingga saat ini merupakan potensi obyek wisata yang menarik. Daya tariknya antara lain bahwa pada lapangan yang relatif tinggi dari permukaan laut terdapat danau / telaga dengan airnya yang jernih sehingga banyak menarik wisatawan untuk mengunjungi tempat ini. Bagi para pendaki, Ranu Kumbolo, merupakan tempat pemberhentian / istirahat yang paling banyak diminati, sambil mempersiapkan perjalanan berikutnya. Daya tariknya, di pinggir sebelah barat danau terdapat prasasti peninggalan purbakala. Khusus di perairan danau, kita dapat menyaksikan kehidupan satwa migran burung belibis. Bagi para pengamat lingkungan, Ranu Kumbolo sebetulnya merupakan laboratorium alam yang cocok bagi kegiatan penelitian dan observasi lapangan yang sarat dengan kandungan ilmu pengetahuan. Fasilitas yang ada di Ranu Kumbolo yaitu Pondok Pendaki ( 70 M2 ) dan MCK yang dimanfaatkan para pendaki untuk beristirahat, disamping terdapatnya lapangan yang relatif datar untuk sarana berkemah. Kebutuhan air dapat terpenuhi dari air danau.

Kalimati

Kalimati merupakan tempat berkemah terakhir bagi para pendaki sebelum melanjutkan perjalanannya menuju puncak Mahameru. Tempat ini biasa digunakan beristirahat dikarenakan terdapat sumber air ( Sumber Mani ) yang berjarak sekitar 500 Km dari Kalimati. Disamping terdapat tanah lapang yang relatif datar juga sudah dibangun fasilitas Pondok Pendaki dan MCK. Suhu udara di Kalimati relatif dingin jika dibanding tempat lainnya, dikarenakan daerahkalimati merupakan lembah dari beberapa bukit / gunung – gunung di sekitarnya.

Arcopodo

Arcopodo / Recopodo terletak pada pertengahan Kalimati dan Gunung Semeru. Di tempat ini terdapat dua buah arca kembar yang dalam bahasa Jawa dinamakan arco podo / reco podo. Disamping itu juga terdapat beberapa monumen korban meninggal atau hilang pada saat pendakian Gunung Semeru. Tempat ini sering pula dimanfaatkan pendaki untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanannya ke puncak Mahameru.

Padang Rumput Jambangan

Daerah padang rumput ini terletak di atas 3200 mdpl, merupakan padang rumput yang diselang – selingi tumbuhan cemara, mentigi dan bunga Edelweis. Topografi relatif datar pada jalur pendakian ini, beberapa tempat yang teduh menampakkan sebagai tempat istirahat yang ideal untuk menikmati udara yang sejuk. Dari tempat ini terlihat Gunung Semeru secara jelas menjulang tinggi dengan kepulan asap menjulang ke angkasa serta guratan / alur lahar pada seluruh tebing puncak yang mengelilingi berwarna perak. Di tempat ini para pendaki maupun fotografer sering mengadakan atraksi keunikan dan gejala alam gunung api yang selalu mengeluarkan asap dan debu, merupakan suatupanorama alam yang menakjubkan.

Oro oro Ombo

Daerah ini merupakan padang rumput yang luasnya sekitar 100 ha berada pada sebuah lembah yang dikelilingi bukit – bukit gundul dengan type ekosistem asli tumbuhan rumput. Lokasinya berada di bagian atas tebing yang bersatu mengelilingi Ranu Kumbolo. Padang rumput ini mirip sebuah mangkok berisikan hamparan rumput yang berwarna kekuning – kuningan, kadang – kadang pada beberapa tempat terendam air hujan.

Cemoro Kandang

Kelompok hutan cemorok Dolanersng termasuk gugusan Gunung Kepolo ( 3.095 m ), terletak di sebelah selatan dari padang rumput Oro – Oro Ombo. Merupakan hutan yang didominasi pohon cemara ( Casuarina junghuniana ) dan paku – pakuan.

Panggonan Cilik

Pangonan cilik merupakan kawasan padang rumput yang terletak di lembah Gunung Ayek – Ayekyang letaknya tidak jauh dari Ranu Kumbolo. Asal usul nama tersebut oleh masyarakat setempat dikarenakan kawasan ini mirip padang penggembalaan ternak ( pangonan ). Daya tarik dari kawasan ini adalah merupakan lapangan yang relatif datar di tengah – tengah kawasan yang di sekitarnya dengan konfigurasi berbukit – bukit gundul yang bercirikan rumput sebagai type ekosistem asli, sehingga memberikan daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.

Tips BerwisataAkses Transportasi
Untuk mendaki gunung semeru dapat ditempuh lewat kota malang atau lumajang. Dari terminal kota malang Dolaners dapat menggunakan jasa angkutan umum menuju desa Tumpang. Kemudian dilanjutkan lagi dengan menggunakan Jip atau Truk Sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp. 13.000,- hingga Pos Ranu Pani.

Dengan menggunakan Truk sayuran atau Jip ini perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni danau (ranu) panidan ranu regulo. Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl. Untuk pendakian ke gunung semeru diperlukan waktu sekitar dua sampai empat hari untuk mencapai puncak tertinggi Gunung Semeru Mahameru.

Bagi Dolaners yang ingin berlibur ke Taman Wisata Semeru tidak perlu khawair, karena selain bisa menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua, roda empat atau lebih, juga telah tersedia transportasi umum yang siap mengantarkan Dolaners hingga di gerbang utama kawasan Taman Nasional Gunung Semeru ini.

Komentar

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link