Titik Nol Yogyakarta

1119 views

Dolaners sudah ke mana saja di Yogyakarta? Sudah selfie di landmark-landmark kotanya? Mungkin ada yang terlewat? Tak apalah, tapi Dolaners tentu takkan melewatkan Titik Nol Yogyakarta. Atau malah melewatinya begitu saja tanpa menyadari bahwa lokasi ini cukup penting? Memang sekilas tak ada yang istimewa di sini. Tapi bila melihat sekeliling, Dolaners akan mendapati banyak hal menarik. Begitulah Yogyakarta, selalu membutuhkan kejelian mata untuk menemukan hal-hal unik di sini.

Nol Kilometer Yogyakarta, Yogyakarta, Dolan Dolen, Dolaners

photo by azhar.umam

Emang tak ada habisnya kalau dibahas uniknya Yogyakarta satu demi satu. Salah satunya adalah pengukuran kilometer pada alamat. Misalnya, Dolaners nyari suatu alamat di Daerah Istimewa ini, pasti pada alamat tersebut ada keterangan di kilometer berapa. Nah, kok bisa ketemu angka itu? Awal pengukurannya di mana? Di Titik Nol Yogyakarta.

Titik Nol Yogyakarta berada di persimpangan Kantor Pos Besar. Selain Kantor Pos Besar, persimpangan ini dikelilingi oleh gedung-gedung penting, seperti Bank BNI 46, Bank Indonesia, Gedung Agung, serta ada Monumen Serangan Umum 1 Maret. Di belakang monumen ini ada Museum Benteng Vredenburg yang menyimpan sejarah panjang. Kisah masa lalu juga tersimpan diam pada Gedung Agung, yang dulunya menjadi tempat tinggal Residen Belanda sebelum berfungsi sebagai instana presiden saat ibukota Jakarta dipindahkan ke Yogyakarta. Gedung-gedung tua peninggalan Belanda ini beraksitektur art deco, khas gaya Eropa kuno. Memang sudah direnovasi, tapi semua landmark Kota Yogyakarta ini tak pernah berubah dari bentuk aslinya.

Yang namanya persimpangan, pastinya selalu ramai. Saat siang hari, Titik Nol Yogyakarta selalu ramai dengan lalu lintas, terkadang juga ada karnaval budaya, demonstrasi, atau aksi damai yang berlokasi di sini. Saat malam, tata lampu yang apik menerangi gedung-gedung tua di sekitar Titik Nol Yogyakarta sehingga lokasi ini menarik untuk obyek fotografi maupun nongkrong rame-rame. Saat akhir pekan, komunitas sketching, sepatu roda, fotografi, sepeda BMX, dan berbagai komunitas anak muda yang lain sering berkumpul di area Titik Nol Yogyakarta ini. Dan karena posisinya, wisatawan pasti melalui Titik Nol Yogyakarta dalam perjalanannya antara Malioboro dan Keraton.


AKTIVITAS

Kuliner
Banyak pedagang kaki lima di sekitar Titik Nol Yogyakarta. Dolaners bisa mengisi perut dengan menjajal setiap makanan yang ditawarkan sampai kenyang.
Akomodasi
Titik Nol Yogyakarta adalah area publik yang terbuka untuk umum, tanpa ada biaya.
Kegiatan
Titik Nol Yogyakarta adalah area favorit muda mudi Yogyakarta nongkrong menikmati senja dan malam di kota ini. Nyaris tak pernah sepi, Dolaners bisa turut larut dalam suasananya. Kalau sekedar duduk-duduk menikmati suasana, Dolaners takkan bosan karena musisi jalanan datang silih berganti menampilkan beragam keterampilannya bermusik secara total. Dan bila bertepatan dengan jadwal pawai, karnaval, atau pertunjukan di sekitar Titik Nol Yogyakarta ini, Dolaners bisa menikmati acaranya. Jangan lupa bawa kamera kalau Dolaners suka fotografi. Baik obyek gedung mapupun orang-orangnya, dari ujung sampai ujung, semua akan menarik untuk masuk frame kamera. Pertimbangkan untuk mengambil gambar dipagi hari, sore, atau malam hari supaya Dolaners bisa mendapatkan suasana yang artistik.
Tips BerwisataAkses Transportasi
Dolaners bisa menjumpai area Titik Nol Yogyakarta di ujung kawasan Malioboro, menuju ke arah Keraton Yogyakarta. Jadi, kalau terus ke arah utara, Dolaners akan bertemu dengan kawasan Malioboro dan Pasar Beringharjo. Kalau terus ke arah selatan, Dolaners akan mendapati Alun Alun Lor dan Keraton Yogyakarta. Destinasi wisata lain di sekitar Titik Nol Yogyakarta yang bisa dikunjungi misalnya Museum Benteng Vredeburg, Taman Pintar, Taman Budaya Yogyakarta, Museum Anak Kolong Tangga, Museum Sonobudoyo, dan Jogja Art Gallery.
Titik Nol Yogyakarta berada di persimpangan atau perempatan Kantor Pos Besar. Persimpangan ini adalah pertemuan Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Panembahan Senopati, Jalan Margo Mulyo, dan Jalan Pangurakan. Dolaners bisa sampai di area Titik Nol Yogyakarta ini dengan menggunakan kendaraan pribadi, Transjogja, bus kota, taksi, becak, andong, atau jalan kaki saja langsung dari Keraton Yogyakarta atau Malioboro.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link