Wisata Alam Mangrove Jembatan Api-Api

586 views

Dolaners suka selfie? Eehh siapa sih yang gak selfie dimasa millennial ini? Dolan, jalan-jalan, eksplor ke destinasi-destinasi wisata juga kurang afdol kalau tak disempatkan berswafoto. Mau foto sendirian, berdua sama pasangan, atau ramai-ramai juga tetep sama asiknya. Tapi tujuan dolan kan, tak cuma foto, Dolaners. Udara bersih, pemandangan alam lepas, atau angin yang mengalir tenang, semua ini sama pentingnya dengan selfie. Nah, mau dapet semuanya? Yuk, ke Jembatan Api-Api di hutan bakau Kulon Progo.

Wisata Alam Mangrove Jembatan Api Api, Wisata Alam Mangrove Jembatan Api Api Yogyakarta, Yogyakarta, Dolan Dolen, Dolaners

photo by annisa_moo

Dari namanya, Dolaners bisa tebak lokasi Jembatan Api-Api ini. Yup, jembatan eksotis ini berada dalam kawasan hutan mangrove atau hutan bakau di wilayah Kulon Progo. Kawasan ini pada awalnya memang ditujukan sebagai tempat budidaya bakau saja, tapi ternyata keindahan alamnya menarik cukup banyak wisatawan hingga warga setempat mengembangkannya sebagai destinasi wisata alam. Salah satu kreasi yang tercipta berupa Jembatan Api-Api ini, Dolaners.

Selain dikenal sebagai Wisata Alam Mangrove Jembatan Api-Api, lokasi ini juga dikenal dengan nama Jembatan Api-Api Kulon Progo. Sama saja sih, sama-sama mengacu pada satu bangunan yang sama. Sama seperti hutan bakaunya yang jadi hits tak terduga, Jembatan Api-Api juga pada awalnya dibangun sebagai jembatan penyeberangan warga biasa. Selain membantu warga menuju area pantai, jembatan ini dulunya juga berfungsi sebagai tempat memancing. Seiring meningkatnya minat wisatawan pada kawasan hutan bakau, Jembatan Api-Api direnovasi hingga tampak instagramable seperti sekarang ini.

Trus, kenapa nama jembatan ini terdengar garang begitu? Nama api gak ada hubungannya sama elemen api yang panas itu ya, Dolaners. Api-Api yang disematkan pada nama jembatan ini diambil dari jenis tumbuhan bakau atau mangrove di sekitarnya, dengan nama Latin avicennia germinans. Jembatan ini senantiasa diupgrade, jadi penampilannya makin tahun makin instagenik dari waktu ke waktu. Sempat ambruk karena jadi spot favorit selfie, Jembatan Api-Api telah dibangun lagi dengan struktur yang lebih kuat, tali pengaman sekaligus berfungsi sebagai pagar di kanan kiri, dan lebar jembatan juga lebih lega untuk lalu lalang berpapasan. Memang struktur jembatan ini didominasi oleh material kayu dan bambu, tapi terasa lebih tangguh karena perawatan dan pembaharuan yang berkala. Sejak awal dibangun pada tahun 2011, penampilan Jembatan Api-Api sudah jauh berubah saat ini.


AKTIVITAS

Kuliner
Jangan lupa membawa bekal minum, apalagi bila Dolaners sudah merencanakan untuk jalan jauh mengeksplor kawasan hutan bakau. Destinasi wisata ini sudah cukup ramai, jadi Dolaners masih bisa menemukan warung-warung makan untuk sekedar mengisi perut.
Akomodasi
Harga Tiket Masuk: Rp 4.000,-.
Parkir Motor: Rp 2.000,-
Parkir Mobil: Rp 5.000,-
Kegiatan
Jembatan Api-Api kini lebih berfungsi sebagai spot selfie. Tak cuma selfie, jangan lupa menikmati pemandangan kawasan hutan bakau dari jembatan ini ya, Dolaners. Di ujung jembatan, Dolaners bisa melihat tambak udang milik warga setempat. Karena membentang di anak Sungai Bogowonto, Jembatan Api-Api juga menyuguhkan pemandangan sungai. Barangkali Dolaners suka mengambil foto bertema sungai?
Tips BerwisataAkses Transportasi
Saat dolan ke hutan bakau ini, Dolaners bisa eksplor ke wahana lain, tak cuma Jembatan Api-Api. Ada jembatan berbentuk hati dan spot I love you yang bisa jadi pilihan romantis wefie bersama pasangan. Kalau berminat melanjutkan eksplor ke destinasi wisata lain di sekitar hutan bakau ini, Dolaners bisa tiba di Pantai Pasir Kadilangu, Wanatirta Pasir Mendit, dan Maju Lestari. Kebetulan, destinasi-destinasi ini semua dilalui oleh anak Sungai Sungai Bogowonto.
Untuk mencapai kawasan hutan bakau di mana Jembatan Api-Api ini berada, dari arah Kota Yogyakarta, Dolaners bisa pilih jalur melalui Jalan Wates. Lurus terus, kemudian belok kiri ke arah Purworejo di pertigaan patung kuda Nyi Ageng Serang. Lewati Terminal Wates, sampai Dolaners lihat Rumah Makan Padang Sederhana. Di baratnya rumah makan ini ada pertigaan, Dolaners belok kiri menuju Pantai Congot. Setelah melewati jembatan, belok kiri menuju Desa Jangkaran, dan Dolaners akan melihat penunjuk arah ke hutan bakau.

STAY UPDATES!

Dapatkan informasi wisata terlengkap dan terupdate di Instagram Anda
FOLLOW US
ID @dolandolen
close-link